LOGINDi malam hari anniversary hubungan mereka, Gennie mengetahui bahwa tunangannya telah berselingkuh. Gennie tak ragu-ragu untuk memutuskan hubungan dan membatalkan pertunangan, tetapi si brengsek dari keluarga Wang ini begitu tak tahu malu dan bersikeras untuk terus tetap berhubungan dengannya. Gennie yang sedang menjalani masa kabur-kaburan tiba-tiba dibawa pergi pemimpin dari keluarga Wang ke kediamannya. Darrel Wang berkata dengan muka datarnya, "keluarga Wang dan keluargamu pada dasarnya akan tetap menikah, tapi salah satu pihak selingkuh, mau menunda atau bersembunyi tidak ada gunanya, tapi mengganti pengantin pria tidak bermasalah." Gennie yang tidak punya pilihan memutuskan untuk menikah dengan pemimpin keluarga Wang. Darrel Wang berkata dengan nada menenangkan, "kamu tenang saja kita bisa buat kontrak, untuk masalah pernikahan kita ke depannya itu seterah kamu, jika kamu ingin bercerai aku akan setuju." Darrel Wang yang telah menunggu saat-saat ini mengkhianati lisannya, ia perlahan-lahan membuat gadis itu jatuh ke tangannya.
View More"Aku sudah menjelaskan semuanya, seharusnya kamu mengerti." Darrel Wang mencondongkan tubuhnya ke depan, tangannya memainkan gelas anggur dengan santai, "jadi... aku ingin mengejar mu."Ia menatapnya lekat, "aku menyukaimu, aku ingin memulai hubungan yang jelas, bukan hanya sekedar pasangan kontrak."Gennie diam, benar-benar tak tahu harus menjawab apa.Jadi sebenarnya perasaan sukanya bukan sebelah pihak saja? Seharusnya itu hal bagus, tapi Gennie malah takut dan bingung.Ia tak percaya akan disukai oleh pria seperti Darrel Wang, pria itu jelas terlihat memiliki semuanya. Dan apa yang disukai dia darinya?Gennie benar-benar tak paham."Karena kamu sudah tahu aku menyukaimu, kalau gitu aku gak perlu basa-basi lagi." Ia memotong steak nya dan menukar dengan gadisnya, menopang dagunya dan menatap minat, "ini bisa dibilang kencan pertama kita, aku mau kita mulai dari awal. Jadi... kamu tanya saja.""Tanya apa?" Tanya Gennie refleks."Misalnya... minat dan hobi?" Ucapnya riang."Hah?"
"Jav yang kasih tahu," ia melempar masalah pada sekretarisnya.Jav? Dia memang bisa melakukan itu, tapi... tanpa perintah Tuannya ia pasti tidak akan melakukannya kan?Gennie menyipitkan matanya, semakin curiga.Tepat pada saat waktu itu, pelayan menyajikan makanan.Darrel Wang langsung memutus pembicaraan, ia menyesap anggurnya, "anggur ini tidak buruk."Ia mengangkat gelasnya, "kamu coba."Gennie menatap gelas anggur itu, ia tidak langsung menerimanya.Memalingkan mukanya dengan perasaan bersalah, "maaf, aku tidak bisa minum."Darrel Wang mengangkat alisnya, "oh? Tapi seingat saya kamu pernah minum sampai mabuk sama rekan kerja sebelumnya."Sial, ketahuan. Gennie semakin merasa bersalah, ia berusaha berdalih, "ini... berbeda.""Apa bedanya? Kamu minum sama teman lain tapi... aku gimana? Aku kan suamimu." Keluh Darrel Wang.Gennie langsung tersedak."Su-suami?" ulangnya refleks, wajahnya memerah seketika.Ia menatap Darrel Wang dengan mata membesar, jelas tidak siap dengan cara pria
Begitu masuk, suasana langsung berubah. Hangat dan tenang, terlihat berbeda dari dunia luar yang baru saja mereka tinggalkan.Lampu gantung berwarna kuning lembut menerangi ruangan, memantulkan bayangan samar di lantai marmer. Musik pelan mengalun, cukup untuk terdengar, tapi tidak mengganggu percakapan.Gennie melangkah pelan di samping Darrel Wang.Tangannya masih digenggam, jemarinya sedikit menegang tapi tetap tidak ia lepas.Pelayan menyambut mereka dengan senyum profesional, lalu mengantar ke meja dekat jendela.Pemandangan kota malam terlihat jelas dari sana. Lampu-lampu berkelap-kelip seperti bintang yang jatuh ke bumi.Sangat cantik, Gennie sempat terpaku sedikit sebelum ia menatap tangan mereka yang terjalin, ia menatap lama hingga akhirnya mendongak dan mendapati Darrel Wang sedang menatapnya.Gennie langsung mengalihkan pandangannya.Gerakannya cepat dan terburu-buru seolah tertangkap melakukan sesuatu yang tidak seharusnya.Pipinya perlahan memanas, ia menarik napas kecil
Sore itu, tepat pada jam pulang kerja.Ketika para karyawan sudah mulai berkemas, Gennie masih duduk diam di mejanya.Suara kursi bergeser, tas ditutup, obrolan ringan mulai terdengar. Suasana kantor perlahan berubah dari formal menjadi santai.Gennie tahu jika ia berdiri sekarang sama saja dengan kabur, ia akan tak tahan untuk lari.Karena tak ingin terlihat sedang menunggu, ia menyibukkan dirinya dengan laptopnya.Namun sepuluh menit berlalu dan pria itu belum muncul, Gennie sudah jelas-jelas menajamkan telinganya tapi langkah kaki itu tetap tak terdengar.Gennie mulai berpikir, apakah pria itu lupa? Namun... bukankah itu hal bagus, dengan begitu ia bisa menghindar.Ia sempat terpikir untuk kabur, melirik jam, Gennie diam-diam meraih tasnya.Baru saja akan berdiri, suara pria di belakang mengejutkannya."Belum pulang?"Gennie terlonjak kecil, ia menoleh cepat dan mendapati Darrel Wang sudah berdiri di sana.Namun, sejak kapan? Ia bahkan tidak mendengar langkahnya!Kemejanya sedikit
Gedung-gedung pencakar langit terpantul dalam matanya, ia bisa melihat beberapa ruangan yang masih terang-benderang menandakan para karyawan yang sedang lembur.Sudah hampir jam berapa sekarang, waktu menunjukkan pukul 9 malam. Namun, mereka seperti tidak kenal lelah dalam bekerja. Tidak, mereka te
Gennie mengikuti petunjuk dari pesan yang memberitahunya bahwa tunangannya telah selingkuh.Sebenarnya Gennie tak akan percaya bahwa tunangannya telah selingkuh, mereka telah menjalin hubungan selama 3 tahun jadi ia tak akan percaya semudah itu.Namun, si pengirim pesan sepertinya mengetahui ia tak
Dalam kurung waktu 3 hari, Gennie mengalami hari-harinya menjadi lebih sulit. Dimulai tekanan keluarga, hasil kerja yang kurang memuaskan, lalu beberapa mitra yang tiba-tiba saja membatalkan kerjasama.Perusahaan tentu mengalami kerugian, apalagi mereka tidak mendapatkan kompensasi dari para mitra
"Enak, betul kan?" Suara itu berasal dari belakangnya membuat Gennie berpaling.Seorang pria berkemeja satin hitam polos, matanya tajam berbentuk seperti mata rubah, rambut yang bergaya undercut comb over, bibir berwarna pink pucat, ditambah kulit putih yang hampir mengarah kuning Langsat. Untuk ti












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.