ANAKKU MENJADI SAKSI MATA PERSELINGKUHAN SUAMIKU
kata Bu Wak seraya memamerkan senyum yang dibuat-buat.
“Sudahlah, Wak. Tak apa, kan sudah berlalu. Wak baik sama aku, menghadapi semua dengan bijak dan tak mendukung kesalahan anak saja udah cukup untuk dikatakan baik. Kita memang nggak bisa mengubah penilaian orang lain terhadap diri kita. Itu tak masalah, asalkan kita tak ikut campur dan mengusik kehidupan orang lain. Seperti kata pepatah, Wak. Langit saja yang begitu tinggi tak pernah berkata bahwa dirinya indah. Begitu juga dengan sampah, tak perlu juga merendahkan diri sendiri. Biarkan orang menilai sesuka mereka, itu sudah menjadi hak masing-masing. Wak tenang, ya ... relax,” ujarku berupaya menghibur Bu Wak agar tak memikirkan kejadia
Hot Chapters