Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kesempatan Kedua Seorang Ibu

Kesempatan Kedua Seorang Ibu

"Aku pengecut, Seira. Aku tidak berani mengungkapkan perasaanku kepadamu." Seira menggigit bibirnya, menahan tangis yang kembali ingin keluar. "Aku takut, Seira. Bukan karena aku nggak punya perasaan sama kamu." Raka menatapnya. "Aku hanya takut kehilanganmu, aku takut jika kamu hanya menganggapku sebagai teman dan jika aku mengatakan perasaan ku aku takut kamu malah menjauh." Seira tidak mengatakan apa-apa.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai rasa takut kehilanganmu
Baca
+Pustaka
Kini Ku Hilang Selamanya

Kini Ku Hilang Selamanya

Dia melangkah masuk, ekspresinya panik bercampur lega, seolah-olah dia baru saja hampir kehilangan segalanya. "Ya Tuhan, Sasa, kau membuatku takut setengah mati." "Kenapa nggak bilang kalau kau sudah pulang? Kau tahu nggak, aku hampir mengubrak-abrik rumah ini saking takutnya kehilanganmu?" Dia bergegas menghampiriku dan memelukku erat, tubuhnya sedikit gemetar. "Aku nggak bisa tidur, jadi aku pindah kamar." Aku menepuk punggungnya dengan pelan. "Ada apa?"
9.273.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai rasa takut kehilanganmu
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Dosen Killer

Mengejar Cinta Dosen Killer

“Saya bilang pada diri sendiri ini cuma empati. Cuma rasa tanggung jawab. Tapi setiap kali kamu masuk ruangan, saya lebih sadar. Setiap kali kamu tidak hadir, saya mencari.” Tanganku mencengkeram tisu yang sudah kusut. “Dan ketika kamu bilang mau cuti,” suaranya sedikit bergetar, “yang pertama kali saya rasakan bukan profesionalitas. Tapi takut.” Takut. Kata itu jatuh berat di antara kami. “Takut kehilangan kamu.” Air mataku yang sempat reda kembali menggenang. “Pak Rassel…”
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai rasa takut kehilanganmu
Baca
+Pustaka
Suami Dadakan Ibu Muda

Suami Dadakan Ibu Muda

“Kamu serius?” Rama mengangguk dengan tatapan serius. “Untuk apa ada rasa takut kehilangan, rasa nyaman, dan rasa sayang jika tidak ada ikatan yang jelas? Kita sudah cukup lama bersama, maka aku ingin selamanya bersama denganmu.”
5.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai rasa takut kehilanganmu
Baca
+Pustaka
Anomali Dunia Darma

Anomali Dunia Darma

Karena aku tahu, permasalahan yang ada di sini semuanya berasal dari Pak Darma. “Aku tidak merasa bersalah. Aku hanya takut kehilangan Jessica.” Aku sendiri lupa kapan aku terakhir kali menangis karena rasa takut. Semenjak rumah menjadi sunyi, duniaku runtuh. Dari sana aku kehilangan banyak bagian di dalam kehidupan ku. Bagian demi bagian hilang beriringan dengan rasa takutku untuk kehilangan.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai rasa takut kehilanganmu
Baca
+Pustaka
Sekali Gadis itu Memberontak, Paman Menjadi Patuh

Sekali Gadis itu Memberontak, Paman Menjadi Patuh

Wajah Siska memerah, "Itu dulu. Setelah itu tidak ada perasaan apa pun." "Kamu yang tidak punya perasaan, bukan aku." Ray berkata. Siska mengangkat alisnya dan tanpa sadar mengeluh, "Siapa suruh kamu sangat kejam dulu?" "Aku hanya takut." "Hah?" Siska tidak mendengar dengan jelas. Ray mencondongkan tubuh ke telinganya dan berkata dengan jelas, "Karena aku takut kehilangan." "Tapi kemudian aku paham bahwa percuma saja takut kehilangan. Semakin takut, semakin erat memegang, akan semakin cepat kehilangan ..."
9.8956.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22.0K kali sebagai rasa takut kehilanganmu
Tampilkan Ulasan (238)
Baca
+Pustaka
sriastuti nengsih
karakter ray disini belum terlalu kuat. dia hanya dominan hanya pada siska saja . terlalu banyk celah yang ray buat supaya orang bisa merusak hubungan nya dengn siska . ray belum bisa terbuka . dia akan cerita setelh situasi sudah terdesak. cnth kelly . harus siska pergi dulu baru ray ambil tindakan
Kiboom
Cerita kembali ke awal ketika Melany baru sadar dari koma. Rey tetap menjadi orang bodoh yang mudah dimanipulasi. Dendamnya membuat dia tidak tegas. Meskipun paham posisi Rey seperti apa tapi dia memang kurang bisa diandalkan krn hatinya masih terbagi pada banyak hal dan akhirnya dimanfaatkan melany
Baca Semua Ulasan
Sentuh Aku Lagi, Sayang!

Sentuh Aku Lagi, Sayang!

aku takut. Dara terisak. “Takut apa?” Rendra berbalik. Matanya berkaca-kaca—amarah mulai berganti dengan sesuatu yang lebih rapuh. “Aku takut kehilangan kamu kedua kalinya.” ***
1035.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 990 kali sebagai rasa takut kehilanganmu
Baca
+Pustaka
PAPA MUDA

PAPA MUDA

Rasa takut kehilangan tiba-tiba menyelimuti untuk kesekian kalinya. "Apa benar yang dia katakan? Orang baru akan kalah dengan orang lama? Kalau iya, aku harus bagaimana melepas hati dan rasa yang udah terlanjur melekat menjadi perasaan? Untuk mundur atau pergi pun itu tidak mungkin. Aku tidak akan sanggup jika harus melakukan itu. Aku harus gimana ...?" --------***-------- Bersambung
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai rasa takut kehilanganmu
Baca
+Pustaka
Takdir Kedua Istri Sang Kapten

Takdir Kedua Istri Sang Kapten

“Jelasin sama aku. Kamu kenapa? Udah nangisnya, ya.” Aluna terdiam beberapa detik. Kalau dia mengatakannya sekarang, Aluna takut semuanya akan kembali berubah. “Aku cuma… aku takut kehilangan kamu.” Raka langsung mengernyit. Dia tidak yakin dengan jawaban yang Aluna katakan.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai rasa takut kehilanganmu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status