Ketika Mas Gagah Tiba
Siap menyongsong kehidupan.
“Aku banyak menyaksikan kehidupan,” kata Nata satu hari. “Anak-anak yang mendapatkan tekanan dari keluarga menjadi orang yang terpuruk, tertekan, tidak berkembang. Ada yang malah meluap-luap lalu menyalurkan semuanya dengan cara salah. Kemudian pada akhirnya hancur sendiri. Tidak salah memang, mungkin ujian mereka terlalu berat. Hanya saja, bila mereka membuka mata lebih lebar, membawa diri lebih baik, tentu kehidupan akan lebih cerah. Siapa pun orang yang menguji kita, musuh terberat tetap saja diri sendiri.”