Pengantin Dari Sebuah Tragedi
Ares mengerutkan kening lucu, berusaha menghitung.
“Papa, Mama, Ares, adik … berarti empat,” protesnya bingung.
Ananta menahan tawa, lalu berbisik di telinga Ares, “Karena cinta di keluarga ini cukup untuk lima, sepuluh, bahkan seratus orang.”
Ares mengangguk polos, seolah mengerti sepenuhnya.
Petang itu, di bawah langit jingga yang perlahan berganti malam, keluarga kecil itu membungkus dunia mereka dalam satu pelukan sederhana—
Hot Chapters