Cinta Sang Preman
Di pojok ruang itu dia bersendekap
Berlagu dalam sunyi,
Sesekali tertawa, lalu merintih tak tahu arah
Rupa .....
Lukisan nyata penyimpan nestapa pada ria.
Terwakili dengan diksi itu, aku mengais rindu pada dunia di mana aku mendapat keluarga utuh.
"Kamu rehat ya," kata Ken menyentuh pipiku.
"Iya, kamu juga. Oiya kenapa tak ada satupun orang tua kita berusaha menghubungi kita?"
"Mereka tau kita lagi jalan berdua jadi tak terlalu khawatir mungkin," jawabnya sedikit ragu.
인기 회차