KELUARGAKU ADA, TAPI TIDAK NYATA
“Lari aku Pri, terbirit-birit sambil terkencing-kencing. Mukanya serem banget, hancur. Gak peduli aku waktu itu soal ladang tebu. Yang penting bisa keluar aja.“
“Gila, serem amat. Kalo aku waktu itu jumpanya bukan sama Nina tapi sama Mak Lik.“
“Ngetuk-ngetuk pintu?“
Udin mengangguk. “Istriku lagi kondangan, aku di rumah sendirian. Sampe malam sih, mereka gak pulang-pulang. Malah katanya nginap tempat saudara. Yaudah tidurlah aku, kumatikan lampu. Terus… ada yang ketok-ketok pintu.“
“Hiii….“
ตอนยอดนิยม