Istri sebatas harapan
“Aki dan Nini, lebih mau Papa punya istri seperti Mama, bukan Tante Siska, jadi Mama nggak akan mau pisah dengan Papa kalian. Karena selain ada kalian, tapi karena Aki dan Nini yang sudah Mama sayang lahir batin seperti orang tua Mama sendiri dan juga Mama sayang sekali dengan Papa kalian.”
Nazwa tersenyum lebar.
“Rebut Papa, dong, Ma!” tegasnya dengan kedua mata terbelalak.
“Nggak semudah itu, Kakak Nazwa sayang. Ada keluarga Tante Siska yang belum tau masalah ini. Jadi … kalian paham sekarang keluarga kita unik? Nazwa dan Arin nggak boleh pikirin hal ini, ya. Ini jadi urusan Papa dan Mama.” Aku memeluk kedua putriku, mereka mengangguk kompak. “Jangan jadi trauma atau nantinya kalian takut
Hot Chapters