Kembali Padamu
Gewa itu ibarat rumah, tempatnya berpulang, tempatnya bersandar, tempatnya untuk beristirahat, juga berkeluh kesah.
Sekarang Nur sudah kehilangan rumahnya.
Mimpi dan rencana - rencana yang sudah mereka susun bersama hancurlah kini.
Terlepas dari lamunan, wajahnya beralih menatap pintu kamar yang lupa tidak ia tutup, beradu pandang dengan ibu yang entah sejak kapan sudah berdiri di depan pintu kamarnya.
Ibu mengayunkan kakinya perlahan mendekati anaknya yang sedang terbaring lemas.
Hot Chapters