Tumbal Pengantin Iblis
Kalina digiring ke sebuah tempat luas, di mana di tengah ada batu besar panjang, dan disetiap sudut terdapat obor mengelilingi tempat itu tampak seperti altar. Dan Kalina adalah tumbal persembahan tersebut. Tubuh Kalina dibaringkan di atas batu yang tingginya hanya selutut itu. Kakek tua menyalakan lilin yang berjajar di seluruh pinggiran batu, jika bergerak sedikit saja, tubuhnya pasti akan terbakar api. Mulut kakek tua itu komat kamit, entar apa yang ia rapalkan sembari membakar kemenyan berjalan memutari tubuh Kalina. Diletakkan kemenyan itu di bawah kaki Kalina, diambil bunga tujuh rupa yang ada di samping kemenyan, ditaburkan bunga basah itu di sekujur tubuh Kalina.