Haid Pertamaku
Sesekali makannya terhenti, lalu menangis terisak, terdiam sesaat, dan kembali melanjutkan makannya dengan berlinang air mata.
Teringat Yusnanto, jika siang tadi, emak memasak ikan goreng dan tumis kangkung kesukaannya. Terbayang bapak yang selalu mengingatkan sholat dan mengaji, juga harapannya agar bisa pergi umroh dan haji.
"Sedangkan aku. Manusia yang tidak punya harapan dan masa depan," keluh Yusnanto, dalam keputus-asaan.
Terdiam, bersender Yusnanto di pintu rolling door, tanpa alas. Mengingat emak dan bapak yang sudah dipermalukannya. Tidak beberapa lama, rasa lelah yang teramat sangat kemudian membuatnya tertidur lelap.
Hot Chapters