Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dekapan Hangat Kakak Angkatku

Dekapan Hangat Kakak Angkatku

Menunggu penjelasan. Menunggu kepastian. Menunggu sesuatu yang bisa menghapus rasa bersalah sejak kejadian semalam yang terus mengacaukan pikirannya. Jika benar Kai masih terikat dengan Calista, lalu apa arti cinta yang Kai ucapan berkali-kali padanya. Saat pintu walk-in closet terbuka dan Kai keluar dengan kemeja rapi serta rambut yang sudah ditata, Sela buru-buru memalingkan wajahnya. Ia tidak ingin Kai tahu bahwa sejak tadi ia menunggu.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai kata menunggu kepastian
Baca
+Pustaka
Sugar Mommy Amatiran

Sugar Mommy Amatiran

“Kali ini, aku ingin jadi orang sukses dulu.” “Kalau begitu, apa itu artinya aku bisa menunggu?” Aiden tak segan untuk menanyakan hal itu. “Bagaimana kalau kau harus menunggu lama?” Sang selebriti kembali bertanya. Itu pun setelah waiter pergi setelah mengantarkan salad dan jus buah naga yang dia pesan tadi. “Aku tidak keberatan menunggu lama.” Lelaki muda itu terlihat sangat yakin. “Aku bisa menunggu sampai selamanya kalau perlu.”
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 266 kali sebagai kata menunggu kepastian
Baca
+Pustaka
Istri Kesayangan CEO

Istri Kesayangan CEO

kata dokter. “Tunggu sebentar!”
9.12.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90.7K kali sebagai kata menunggu kepastian
Tampilkan Ulasan (465)
Baca
+Pustaka
May Vira
alur cerita nya bagus, karakter tokoh dalam ceritanya juga jelas, tiap bab ceritanya selalu ada hal yang baru dan tidak bertele-tele dan juga tidak membosankan pembacanya. Bikin penasaran untuk menantikan kelanjutan ceritanya. Bravo buat penulisnya dan tetap semangat untuk terus berkarya.........
Yuni Anticha
menunggu cerita saat yuna hamil anak brandon lama betul dah.. kapan bahagianya ... terlalu banyak musuh dari cecil, sharon , valerie, istrinya siaoa itu yg anakny kena alergi... kebanyakan musuh jadi monoton ceritanya.. cerita awalnya udah baguss.. tapi ujungnya terlalu banyak musuh jadi monoton
Baca Semua Ulasan
Lelaki Pilihan Surga

Lelaki Pilihan Surga

jawab Aara. Mas Tomo berbalik, dan kembali ke dapur. “Cit, aku mau ingatkan saja. Selama lima tahun, kamu menunggu hari ini. Kamu sudah dapat kejelasan, dan semua sesuai dengan keinginan kamu. Sesuai keyakinanmu, kak Man, atau kak Fajar, belum menikah. Kalau kamu mengatakan kehilangan tujuan, untuk apa kamu menunggu sampai hari ini, sampai lima tahun?”
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai kata menunggu kepastian
Baca
+Pustaka
Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

"Baik," katanya akhirnya dengan suara yang sangat tenang namun penuh kepastian. "Malam ini, aku pelajari. Untuk pasien yang menunggu harapan." Sementara Peter duduk di bungalow yang tenang dengan dua token di tangannya, Kota Teratai di luar sana terus bergolak dengan spekulasi dan gosip.
1045.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kata menunggu kepastian
Baca
+Pustaka
Menunggu Perceraian yang Dinantikan

Menunggu Perceraian yang Dinantikan

katanya. Sudah berapa lama sejak kami terakhir kali merayakan hari pernikahan dengan lengkap? Aku terdiam sejenak dan merenung. Mungkin ini adalah cara yang baik untuk mengakhiri hubungan ini dengan tenang. Keesokan harinya, aku menunggu di restoran yang sudah dipesan sebelumnya. Waktu berlalu, dan aku sudah sangat lapar, tetapi Navish belum juga datang.
9.252.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai kata menunggu kepastian
Baca
+Pustaka
Ok, Aku Nyerah Bos!

Ok, Aku Nyerah Bos!

kataku. “Naina, tunggu dulu! Masalah kita belum selesai.” Mas Tama mencoba menahan langkahku. “Kamu, tolong tunggu 5 menit lagi!” lanjutnya pada si pegawai. “Baik, Pak.” 5 menit? Apa aku bisa puas hanya dengan waktu segitu?
1031.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kata menunggu kepastian
Baca
+Pustaka
Mereka Bilang Kakakku Pelakor

Mereka Bilang Kakakku Pelakor

kata Kia mendekati resepsionis itu. “Tunggu ya, nanti kalau sudah di suruh ke atas saya panggil.” Lagi-lagi Kia hanya bisa mengangguk pasrah, mau bagaiamana lagi kehidupannya selanjutnya tergantung pada pekerjaan ini. Jam sudah menunjukkan setengah sebelas tapi si resepsionis sama sekali belum memanggilnya, Kia mulai gelisah. Apa memang begini nasib kartyawan baru?
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai kata menunggu kepastian
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikah Dengan Anak Klien Prioritas

Terpaksa Menikah Dengan Anak Klien Prioritas

“...Kalau gak bisa dateng harusnya kasih tau, biar kita gak perlu nunggu setengah jam lebih. Biar posisi kamu tergugat juga kita harus tetep tektokan.” “I-iya, maaf mas.” Aku cuma bisa jawab itu, karena emang salahku yang Gak dateng setelah bilang bisa dateng. Meringkuk ketakutan, aku cuma bisa nutup mulut sambil nangis karena gak mau nyari heboh di kost. waktu Yogi yang berharga jadi hilang setengah jam karena nunggu kepastian aku dateng atau enggak di persidangan kami. Sementara, aku duduk ketakutan ngeliat dua garis positif di alat tes yang ku gunakan, rasanya kayak brain freeze dan gak bisa ngapa-ngapain.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai kata menunggu kepastian
Baca
+Pustaka
A Broken Marriage

A Broken Marriage

Tak memperdulikan tatapan balasan yang tak kalah menyeramkan dari pria itu. "Aku adalah wanita yang paling benci menunggu. Aku paling membenci hal itu karena aku tahu, bahwa akhirnya itu semua akan berakhir dengan kesia-siaan. Aku tak mau menunggu yang tak pasti. Jika ada yang pasti didepanku, maka aku akan melangkah maju dan meninggalkan itu dibelakang sana."
1030.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kata menunggu kepastian
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status