Pembantu Baruku Ternyata ....
"Jangan tanya dari mana, Mah. Yang aku ingin tanyakan, kenapa Mama sampai sejahat itu kepada Ibu? Mengambil dan mengklaim bahwa sawah itu milik Mama? Kenapa, Ma? Kenapa juga, Mama harus selalu mengatakan pada Rama, kalau Ibu tidak pernah sayang dan tidak pernah memberikan biaya untuk hidup Rama? Padahal, Mama tahu, jika uang yang selama ini Mama berikan pada Rama, itu hasil kerja Ibu. Kenapa, Ma?!"
"Cukup, Rama. CUKUP!!"
Mama menutup kedua telinganya.
"Maafkan Mama, maafkan Mama, Rama. Maaf ...." Mama menangis tergugu dengan menutup wajahnya.
Mama pun menjelaskan alasan dia berbuat demikian. Katanya, dia tidak ingin kehilangan aku yang sudah dia anggap sebagai