Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menggoda Ibu Tiriku

Menggoda Ibu Tiriku

"Akhirnya kau kembali juga, Sayang. Aku belum mandi tapi aku akan segera mandi bersamamu ...." Sierra sedikit menahan napas mendengarnya, apalagi saat Bastian melangkah makin dekat. Bastian berdiri di depan Sierra sambil membungkuk hingga wajah mereka sejajar. "Pilihlah salah satu bikini yang kau suka, Sayang, karena kau akan memakainya ...," bisik Bastian di depan wajah Sierra. "Apa?" Jantung Sierra pun sudah berdebar kencang dan ia menelan salivanya.
10191.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.9K kali sebagai ketiak bau sebelah
Baca
+Pustaka
Bukan Siti Nurbaya

Bukan Siti Nurbaya

Sena menahan teman-temannya yang tidak sabaran ingin membuka pintu. Dutttt... "Astaga naga! Busuknya ngalahin bau comberan." Bima yang berada tepat di belakang Sena segera mengibaskan tangannya ke udara sembari satu tangannya lagi dia gunakan untuk menutupi hidungnya yang terkontaminasi oleh bau kentut Sena. "Hahaha. Maaf teman-teman, kelepasan." Sena nyengir, memperlihatkan giginya yang berjejer dengan rapi. Setelahnya dia kabur, masuk ke dalam rumah.
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai ketiak bau sebelah
Baca
+Pustaka
Jatuh Cinta Pada Adik Musuh

Jatuh Cinta Pada Adik Musuh

Bau cabe tercium ke hidungnya. "Maafin bu Mili, mbak Sekar." Mili tertunduk malu. "Kuah baksonya ganti warna." Sekar terkekeh. "Biasanya Sekar dipesenin kuah yang bening, ya." ___ Hi, there😀😀 Semoga senang dengan cerita ini yaa❤️❤️ Salam dari Riau🔥🔥
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai ketiak bau sebelah
Baca
+Pustaka
Tante Sebelah Rumah

Tante Sebelah Rumah

"Mau beli kondom dong." Sepertinya ada pelanggan yang datang. Walaupun Tante Mila pemilik toko barang antik di sebelah, dia sering mengobrol dengan ibuku jadi dia cukup tahu urusan di sini. Aku tidak bisa melihat situasi di luar. Aku hanya mendengar Tante Mila mencari sesuatu lalu menyebutkan harganya. Saat ini kepalaku terasa pening, hidungku dipenuhi aroma wangi yang manis.
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai ketiak bau sebelah
Baca
+Pustaka
Oh, My Lawyer

Oh, My Lawyer

“Gigit di sini boleh ga?” Keira menggelengkan kepalanya lagi. “Kalau di situ enaknya di remas-remas.” Jari Dean turun ke bagian tengah pucuk buah dada Keira. “Gigit di sini aja yaa.” Keira kembali menggelengkan kepalanya. “Jangan digigit nanti peruh loh pucukku. Gimana kalau diisep-isep manja.” “Akh memang pintar Sayang tau di mana tempat untuk diisep.” Tangan Dean kembali turun keperut Keira. “Gigit di sini ya.”
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai ketiak bau sebelah
Baca
+Pustaka
AKU ADA DI BELAKANG

AKU ADA DI BELAKANG

Tidak ada siapapun, namun rasanya ada seseorang yang mengikuti. Satu pintu yang paling ujung bergerak, terbuka tertutup dengan sendirinya, terus seperti itu. Gesekan grendel pintu terdengar berdecit. Qiana masih memperhatikan pintu itu heran. 'angin kenceng banget' komentarnya dalam hati. Kemudian. 'dari mana angin masuk?' balasnya kembali dalam hati. Lantas bulu-bulu halus di tengkuknya kembali berdiri, seketika suasana menjadi tidak nyaman. Qiana mempercepat langkah untuk keluar dari toilet, tiba-tiba saja terdengar bisikan sangat dekat di telinganya. 'Aku, ada di belakang!'
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai ketiak bau sebelah
Baca
+Pustaka
Istri Seksi Tetangga Sebelah

Istri Seksi Tetangga Sebelah

"Oh alah, pantesan daster Ummi pada robek itu karena.... " "Ish, bukan! Itu memang robek karena udah lama. Maksud saya kalau di kamar pakai baju yang kelihatan ketiaknya gitu . Kamu pokoknya harus seksi dan juga menggoda. Kalau bisa, jangan pakai braces kalau berduaan di kamar. Abah mah, meskipun tua, gigitannya aduhai." Bu Ummi tertawa cekikikan, sedangkan Nela hanya bisa menelan ludahnya. Kenapa bisa ia menjadi gugup saat majikannya menjelaskan tutorial cara menyenangkan pria?
9.9129.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai ketiak bau sebelah
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Yunia Rina
Novel yg aku cari2 selama ini. Ceritanya bagus, konfliknya ga berat2 bgt. Alur jelas dan ga bertele-tele. Sisipan humornya bikin yg baca ga bosan walau dibaca berulang kali. Asal jgn sampe ribuan bab kyk sebelah ya thor...
Landong Herjunno
Wih, cerita yg susah untuk diceritain ..., ini cerita terbaik yg pernah saya baca. Pernah terjadi dlm hidup saya dan di Bandung jg, cm bedanya wanita itu hamilnya bukan dari awal saya ketemu dia, melainkan saat dia akhirnya pindah dr kosnya dan sampai detik ini saya ga pernah bisa temuin lagi dimana.
Baca Semua Ulasan
Menikahi Gadis Pilihan Mama

Menikahi Gadis Pilihan Mama

"Beneran?" "Iya. Dikit di pinggang. Dikit di pinggul. Dikit di perut. Dikit di paha. Dan banyak di sini," tunjukku pada bagian tengah tubuhnya, sembari menaikturunkan alis menggodanya. "Hmm, tapi sepertinya Abang suka kalo aku tambah ndut." "Iya, suka. Enak dipeluknya, dan tambah seksi." Raisa sontak tertawa mendengar ucapanku. Kemudian bergelayut manja lagi di lenganku. Mungkin dia memang sangat menyukai aroma ketiakku, hingga betah berlama-lama menempel di sana.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai ketiak bau sebelah
Baca
+Pustaka
Taming Obsession CEO

Taming Obsession CEO

balas Moji malah fokus ke bau mulut Boni. Pria kekar itu bukannya menutup mulutnya sendiri dengan tangan lalu menghembuskan nafasnya untuk mengecek, Boni malahan menghembuskan nafasnya sekali lagi pada Moji. “Haah! Wangi kok,” ucap Bonu tanpa rasa berdosa. “Bah! Bau walangsangit kau kata wangi!” pekik Moji sambil menabok kepala Boni sampai rekannya itu menabrak dinding lift.
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 387 kali sebagai ketiak bau sebelah
Baca
+Pustaka
Main Belakang

Main Belakang

Matanya yang gelap memindai setiap jengkal tubuh Aira, mulai dari rambutnya yang agak kusut, wajahnya yang pucat pasi tanpa riasan, hingga lilitan syal tipis di lehernya yang tampak janggal dipakai di dalam rumah sepagi ini. ​"Mas ..." Aira mundur selangkah hingga punggungnya membentur tepi meja rias. "Ada apa?" ​Rian berhenti tepat satu langkah di depan Aira. Jarak mereka begitu dekat hingga Aira bisa mencium aroma sabun mandi pria itu—aroma yang anehnya bercampur dengan jejak samar wangi parfum floral manis yang jelas bukan miliknya.
10339 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai ketiak bau sebelah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status