Karma(penyesalan)
Ia rapihkan bajunya ,yang hampir terbuka bagian dadanya.
Dengan langkah seribu, ia masuk kedalam kamar mandi diruangan Herman. Ia berkaca, dan memandangi dirinya, yang hampir berantakan tak jelas.
Diusapkannya jempol tangannya diatas bibirnya itu. Warna lipstik yang memudar, membuat ia harus mengulaskan kembali lipstiknya itu.
Ia tersenyum. Bahagia ,itulah yang saat ini tengah ia rasakan. Bagaimana tidak? barusaja ia meluapkan segala kerinduannya pada suaminya itu.
Bab Populer