Dimanja Suami Kontrak
Tatapannya tajam menusuk, tanpa sedikitpun rasa kasihan.
“Aku datang ke sini,” suara Lura lirih tapi penuh kuasa, “untuk mengatakan satu hal… terima kasih atas semua pengkhianatanmu. Kalau kau tidak melakukannya, aku tidak akan berdiri di tempatku sekarang. Aku mungkin masih terjebak dalam kebodohan, masih terikat denganmu, masih buta akan siapa diriku. Tapi berkat pengkhianatanmu, aku akhirnya bertemu suamiku. Berkatmu, aku tidak perlu lagi menunggu lebih lama untuk mengenal cinta yang sebenarnya.”
Bab Populer