Di dunia manga dan anime, kiss mark sering muncul sebagai simbol cinta atau keintiman yang manis. Aku ingat adegan di 'Sailor Moon' ketika Usagi dapat tanda itu di pipi setelah dipeluk Mamoru, dan teman-temanku langsung menganggapnya sebagai bukti hubungan mereka. Tapi sebenarnya, dalam budaya pop Indonesia, tanda ini lebih sering diasosiasikan dengan kesan kekanak-kanakan atau kelucuan. Misalnya, di komik lokal seperti 'Si Juki', karakter sering memberi kiss mark sebagai bentuk candaan antar teman.
Kalau dipikir-pikir, maknanya fleksibel tergantung konteks. Di media Barat, kiss mark bisa jadi pertanda kepemilikan ('kamu milikku'), tapi di sini lebih ke ekspresi kasih sayang yang polos. Lucu ya bagaimana satu simbol kecil bisa punya banyak interpretasi?