Tak Ada Istri, Pembantu pun jadi
Ia teringat kembali pada nada suara Alya yang begitu tenang, dingin, dan penuh keyakinan saat berbisik padanya di lorong dapur tadi sore: "Tenang Pak Adam, aku akan cari tahu kebenarannya... Percayalah padaku, makin tinggi Bu Mira terbang dan berlagak seperti nyonya besar di sana, makin hancur saat dia jatuh nanti malam."
Adam menelan ludahnya perlahan, merasakan sensasi hangat yang aneh merayapi dadanya. Apa yang sebenarnya telah dilakukan oleh pembantu barunya itu? Taktik cerdik dan ampuh seperti apa yang ia gunakan dari dalam kamar pelayan yang sempit ini hingga sanggup membuat Mira, wanita yang biasanya begitu congkak, sombong, dan tak tersentuh, tiba tiba pulang dalam keadaan hancur,