Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pengantin Untuk Tuan Lumpuh

Pengantin Untuk Tuan Lumpuh

Dipaksa menikah demi menyelamatkan keluarganya dari lilitan hutang, Evelyn Wijaya (21) harus menjadi istri dari Samudra Bumiputera (27) — pria dingin yang duduk di kursi roda dan menolak dicintai. "Cari Sugar Daddy, Eve! Siapa tahu bisa menyelesaikan masalah yang kamu hadapi sekarang." Saran Ane Jesslyn saat mereka sedang minum bersama di sebuah klub. "Gila! Aku bukan pelacur, An." Histeris Evelyn dengan semburat wajah bercampur. "Aku punya kenalan. Mereka membutuhkan pekerja paruh waktu, gajinya gede Eve. Kalau kamu mau, aku bisa atur pertemuan kalian." "Benarkah? Berapa yang bisa aku dapat dalam satu bulan?" matanya bersinar, seperti mendapatkan angin segar. "10 juta untuk merawat putranya yang sakit. Dan 100 milyar, jika kamu bersedia menikah dengannya." Ane menatap tajam, ia memberi pilihan yang sulit. Evelyn membeku, ia menelan salivanya mentah-mentah. Bagi Samudra, Evelyn hanyalah “pengantin titipan” yang datang karena terpaksa, bukan karena cinta. Namun bagi Evelyn, pernikahan ini adalah awal dari ujian terbesar dalam hidupnya— menghadapi pria yang membenci dunia… dan juga dirinya sendiri. Saat rahasia masa lalu mulai terbongkar, Evelyn dihadapkan pada pilihan: bertahan dengan cinta yang perlahan tumbuh, atau pergi sebelum hatinya hancur ketika mendapati ada dua wajah yang sama di hadapannya.
939 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai kursi lantai
Baca
+Pustaka
Anak Durhaka Dibutakan Nafsu

Anak Durhaka Dibutakan Nafsu

Ibu mertuaku mengalami kecelakaan mobil dan masuk ke ruang gawat darurat. Setelah menelepon suamiku yang merupakan seorang pengacara sebanyak lebih dari 20 kali, barulah dia menjawabnya. "Kamu bikin ulah apa lagi? Stacy lagi ada sedikit masalah, aku lagi bantu dia. Jangan bikin keributan." Aku menahan perasaan tertekan dan memberitahunya bahwa ibu mengalami kecelakaan dan memintanya mentransfer 200 juta. Namun, dia malah percaya pada ucapan mantan kekasihnya, lalu memarahiku. "Apa hubungannya kecelakaan ibumu sama aku? Jangan harap bisa ambil uang dariku untuk keluargamu. Jangan ganggu, aku lagi sibuk!" Telepon ditutup dengan tergesa-gesa. Tak lama kemudian, mertua dinyatakan gagal diselamatkan dan meninggal dunia. Tiga hari kemudian saat persidangan dimulai, aku malah melihat suamiku duduk di kursi pembela. Dengan penuh keyakinan, dia membela mantan kekasihnya yang mabuk dan menabrak orang. Dengan kepandaiannya dalam berbicara, dia berhasil membuat mantan kekasihnya bebas dengan alasan "bukti tidak cukup". Hatiku benar-benar hancur. Setelah sidang selesai, aku langsung mengajukan perceraian. Dia malah panik. "Ibuku baik sekali sama kamu. Kalau kamu cerai sama aku, dia pasti akan sedih!" Aku hanya tertawa sinis dan melemparkan kwitansi biaya rumah sakit dan surat kematian ke wajahnya. Dasar bodoh ... dia bahkan belum tahu, ibunya sudah tidak ada.
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai kursi lantai
Baca
+Pustaka
Kecelakaan Maut Merengut, Suamiku Mementingkan Mantan Pacarnya

Kecelakaan Maut Merengut, Suamiku Mementingkan Mantan Pacarnya

Tiga hari sebelum pernikahan, mantan pacar Rafi yang mengidap klaustrofobia memblokir mobilku di tepi jurang Jalan Bermera. Dengan kecepatan 100 km/jam, dia menabrak mobilku sebanyak 12 kali. Saat Rafi tiba bersama mobil polisi, aku sudah dikeluarkan oleh petugas pemadam dari kursi pengemudi yang ringsek. Namun, dia malah berjalan menuju mobil sport edisi terbatas yang hanya tergores sedikit catnya, lalu memeluk Nayla yang sekujur tubuhnya gemetaran. "Pak Rafi, dahi Kak Tika berdarah, harus segera dibawa ke rumah sakit untuk dijahit." Rafi mengangkat tangan menghentikan tandu yang mengangkatku, lalu melirik dahiku yang berdarah dan lenganku yang memar. "Cuma luka ringan. Nayla punya klaustrofobia, di tempat terpencil seperti ini kondisinya lebih berbahaya, bawa dia dulu ke rumah sakit." Saat ditinggalkan, aku mengerahkan sisa tenagaku untuk mencengkeram ujung celananya mati-matian. Dia mengerutkan kening dan melepaskan jari-jariku satu per satu, "Nayla nggak sengaja, dia cuma lagi kambuh. Kamu 'kan pengacara, harusnya paham apa itu keadaan kahar, jangan buat masalah." Setelah itu, dia mengambil sebuah perjanjian damai dari tangan asistennya. Dia menggenggam pergelangan tanganku yang sudah lemas, lalu menekan cap sidik jariku di atasnya. "Nanti ada mobil penyelamat lagi di belakang, tahan sebentar."
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai kursi lantai
Baca
+Pustaka
Antara Ambisi dan Cinta

Antara Ambisi dan Cinta

Di balik gedung-gedung tinggi Jakarta, di lantai 17 Centris Tower, dua nama besar bersatu dalam satu proyek ambisius: HorizonOne. Cleosana Cantika Maverick — tegas, elegan, dan tak pernah mau kalah. Niscala Ezra Lazuardy — charming, ambisius, dan terlalu berani untuk menyerah pada masa lalu. Mereka pernah berdiri di sisi yang berseberangan, saling menyakiti tanpa pernah benar-benar memahami. Namun takdir membalikkan keadaan, menjadikan mereka rekan kerja setara — dan perlahan, rekan hati. Di antara deadline proyek, rapat strategis, dan tatapan-tatapan diam yang tak terucap, benang masa lalu mulai terurai. Dari sengitnya perdebatan di ruang rapat, menjadi bisikan lembut di sela malam. Dari rival, menjadi pasangan rahasia. Dari kebisuan, menuju janji sehidup semati. Namun cinta di dunia nyata tak pernah hanya soal hati. Ada ekspektasi keluarga, sorotan publik, drama persiapan pernikahan, dan godaan untuk menyerah. Mampukah Cantika dan Ezra menjaga fondasi yang mereka bangun, hingga akhirnya berdiri berdampingan di altar… dan menatap cakrawala yang sama? Sebuah kisah second chance romance berlatar dunia korporat elite Jakarta, di mana cinta, ambisi, dan masa lalu bertemu dalam satu garis takdir. SEKUEL DARI NOVEL MENDARAT DI PANGKUAN CEO DAN MENDADAK MENIKAHI KLIEN PAPA
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 348 kali sebagai kursi lantai
Baca
+Pustaka
Akhir Tragis Suamiku Bersama Sahabatnya

Akhir Tragis Suamiku Bersama Sahabatnya

Di hari putriku meninggal, aku berniat meletakkan papan arwahnya di aula leluhur Keluarga Gunawan. Namun, Jefri Gunawan yang berusia lima tahun malah melempar papan itu ke lantai dan menginjak-injaknya sampai hancur berantakan. “Dia bukan anak Keluarga Gunawan, apa haknya diletakkan di sini? Bahkan kalau kamu mati pun, aku nggak akan sudi menaruh papan namamu di sini!” Aku melirik ke arah papan arwah seorang wanita yang terpajang di aula itu tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Begitu melihat arah pandanganku, Jefri langsung berdiri menghalangi penglihatanku. “Kamu pikir kamu siapa?! Emangnya kamu pantas dibandingkan dengan ibuku?!” “Pelakor selamanya akan jadi pelakor! Selamanya nggak akan pernah punya harga diri!” Aku tak menyangka anak yang kubesarkan dengan tanganku sendiri, ternyata bisa begitu mirip dengan ayahnya. Menatap putra kandungku yang berdiri di hadapanku, aku pun jatuh ke dalam keputusasaan yang tak berdasar. “Jangan kira karena sudah mengurusku beberapa tahun, kamu bisa jadi ibu kandungku. Ibuku hanya satu selamanya!” “Kalau hebat, pergilah dari rumahku!” Dia tak tahu kalau papan arwah yang dia hancurkan itu adalah milik kakak kandungnya sendiri. Namun semuanya sudah tak penting lagi. Putriku sudah tiada dan tak ada gunanya lagi aku bertahan di sini. “Nggak perlu mengusirku, aku akan pergi hari ini juga.”
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai kursi lantai
Baca
+Pustaka
My Barbie

My Barbie

21++ “Ini-ini surat pernikahan kontrak?” tanya Yuvrelina dengan bibir bergetar. Yuvrelina menundukkan kepalanya, air mata wanita itu mengalir membasahi kedua pipinya. Hanya air mata itu yang bisa melukiskan isi hatinya saat ini. Mike menahan Anna, putri Yuvrelina. “Jangan lupa! Kamu bukan lagi Yuvrelina Marrie! Kamu adalah Barbie Miland, pengganti istriku di kediaman ini!” Seru Mike padanya sebelum Yuvrelina berjalan pergi dari hadapan Mike. Napas Yuvrelina hampir berhenti mendengar ucapan itu. Tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa selain mematuhi Mike Miland. Yuvrelina Marrie bersedia melakukan operasi plastik untuk menjadi seorang Barbie di sisi Mike Miland! Menjadi pengganti istri Mike yang kabur entah kemana! *** Mike dengan santai meludahkan rokoknya ke lantai lalu langsung menginjak rokok itu menggunakan sol sepatunya. Tangan Mike perlahan naik ke atas, pria itu menyentuh jemari Yuvrelina yang kini masih memegangi tali gaun di belakang tengkuk. Jemari Mike melepaskan genggaman tangan Yuvrelina dari tali tersebut. Yuvrelina menelan ludahnya lantaran gaun tersebut kini meluncur jatuh di bawah kedua kakinya. Bibir Mike menyapa bahu serta punggungnya, perlahan Mike memutar tubuh Yuvrelina hingga berdiri berhadapan dengannya. Tatapan liar dari kedua mata Mike sudah jelas kalau pria itu ingin melakukan semua hal yang layaknya dilakukan oleh suami istri sungguhan.
158 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5 kali sebagai kursi lantai
Baca
+Pustaka
Pengkhianatan Terbesar Suamiku

Pengkhianatan Terbesar Suamiku

Di tahun ketiga pernikahanku dengan Jovan, tiba-tiba adik angkatnya, Jenny, mengirimkan sebuah video kepadaku. Aku membukanya dan melihat Jovan mengikat adik angkatnya di kepala ranjang menggunakan dasi yang baru saja kuberikan padanya. Sementara adik angkatnya terbaring telanjang di bawahnya, tanpa henti memanggilnya sebagai suami. Setelah itu mereka berpelukan erat. Jenny melingkarkan lengannya di leher Jovan dan merengek, “Kakak, aku nggak suka cincin yang kamu berikan padaku itu. Ambil saja dan berikan pada Kakak Ipar, anggap saja itu hadiah ulang tahun dariku.” Keesokan harinya, aku duduk di restoran mewah. Menatap kursi kosong di seberangku dengan pikiran melayang. Tiba-tiba, wakilnya mendorong kue besar ke arahku. “Pak Jovan ada urusan mendadak, jadi dia meminta saya mengantarkan hadiah ulang tahun ini untuk Nyonya.” Kotak itu berisi cincin, persis seperti cincin yang tidak diinginkan adik angkatnya. Lalu, sebuah foto baru dikirimkan ke ponselku. Jovan sedang menemani adik angkatnya berobat di rumah sakit. Aku tidak menangis atau membuat keributan. Aku dengan tenang menandatangani perjanjian perceraian. Lalu meminta seseorang menyiapkan sebuah pesta pernikahan. “Nyonya, siapa nama pengantin pria dan pengantin wanita yang harus ditulis?” “Jovan Gunawan dan Jenny Gunawan.” Tujuh hari kemudian, aku akan membiarkan seluruh dunia melihat betapa liarnya Ketua Mafia yang selalu serius itu, bermain-main secara pribadi dengan adik angkatnya.
43.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai kursi lantai
Baca
+Pustaka
Di Balik Pintu Gelap Diplomat

Di Balik Pintu Gelap Diplomat

Maira, mahasiswi riset berusia dua puluh lima tahun, mengira tugas lapangannya di Abu Dhabi hanya akan berupa wawancara dan observasi budaya. Namun segalanya berubah ketika ia ditempatkan langsung di bawah pengawasan Wisnutama Adnan Bin Malik- seorang diplomat yang dikenal disiplin, nyaris tanpa emosi, dan memiliki reputasi berbahaya yang jarang dibicarakan secara terbuka. Perjumpaan pertama mereka membuat Maira sadar satu hal bahwa pria ini bukan tipe yang bisa ditebak atau dilawan. Terlambat satu menit saja, Wisnutama menatapnya seolah ia sudah melakukan kesalahan fatal. Terlambat satu detik pun, ia mengucapkan kata hukuman tanpa berkedip. Maira tidak tahu apakah ia sedang diuji, atau sedang ditarik masuk ke dunia kerja Wisnutama yang dingin, tajam, dan teratur seperti garis map diplomatik. Namun yang tidak pernah ia duga, semakin lama ia bekerja di dekatnya, semakin jelas bahwa pria itu tidak sesederhana atau sesuci yang terlihat. Dan ketika Maira mulai menyadari bahwa dosennya menghilang tanpa jejak, penempatannya terasa janggal, dan Wisnutama terlalu tahu banyak tentang dirinya. Di antara koridor kantor diplomatik, ruangan kaca gelap lantai delapan belas, dan tatapan yang selalu menguji, Maira harus memutuskan. Melarikan diri atau mengikuti pria itu lebih jauh, meski ia tahu Wisnutama punya cara tersendiri untuk menahan siapa pun yang menarik perhatian.
10752 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai kursi lantai
Baca
+Pustaka
Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat

Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat

​"Aku bukan lagi istrimu yang penurut, Hiroshi. Mulai malam ini, kau hanyalah narapidana di rumahmu sendiri." ​Lima tahun pernikahan bagi Aiko Tanaka hanyalah sebuah penantian panjang yang berujung pahit. Hiroshi Tanaka, sang CEO karismatik yang ia cintai, tidak hanya mengabaikannya, tetapi juga mengkhianatinya dengan rencana masa depan bersama wanita lain. ​Namun, saat bukti pengkhianatan itu terungkap dan skandal besar mengancam takhta sang CEO, Hiroshi justru berlutut memohon ampun. Ia tidak bisa kehilangan posisinya, dan ia baru menyadari bahwa ia tidak bisa hidup tanpa Aiko. ​Aiko tidak memilih untuk pergi begitu saja. Ia kembali, namun bukan sebagai istri yang pemaaf. Ia membawa sebuah Kontrak Penebusan yang kejam. ​Isi Kontrak itu sederhana namun mematikan: ​Hiroshi harus tinggal kembali di bawah atap yang sama. ​Di kantor ia adalah penguasa, namun di rumah ia adalah pelayan. ​Dan yang paling merendahkan: Hiroshi harus tidur di lantai kamar utama, dilarang menyentuh Aiko tanpa izin, sementara ia dipaksa menyaksikan wanita yang ia sia-siakan itu kini menjadi penguasa atas hidupnya. ​Di bawah bayang-bayang ancaman pemerasan dari sang mantan selingkuhan dan pengawasan ketat kontrak tersebut, Hiroshi harus memilih: Mempertahankan sisa egonya atau menyerahkan seluruh martabatnya demi mendapatkan kembali cinta yang telah ia hancurkan. ​Ini bukan sekadar cerita tentang maaf. Ini adalah tentang kontrak yang mengubah ranjang pernikahan menjadi medan perang penebusan.
550 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai kursi lantai
Baca
+Pustaka
Selingkuhannya, Pembunuh Orang Tuanya!

Selingkuhannya, Pembunuh Orang Tuanya!

Kedua mertuaku disengat lebah beracun tak dikenal dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk diselamatkan. Aku buru-buru pergi ke Institut Penelitian Serangga mencari bantuan dari suamiku yang juga kepala institut, agar dia bisa membantu dokter melakukan diagnosis. Namun, suamiku malah memanggil satpam untuk menghalangiku masuk. "Aku nggak menangani pekerjaan setelah jam kerja. Ibunya Riana sakit, aku masih harus buru-buru ke sana untuk merawatnya." Aku mencoba menunjukkan surat pemberitahuan kondisi kritis, tapi dia malah merobeknya. "Setiap hari selalu ada orang yang mati, memangnya kenapa kalau orang tuamu mati?" Setelah ayah dan ibu meninggal, aku mengajukan gugatan ke pengadilan dan menuntut Riana yang sengaja menjatuhkan sarang lebah. Suamiku yang menghilang beberapa hari, tiba-tiba muncul di kursi ahli dan memalsukan opini profesional palsu untuk membebaskan Riana dari hukuman. Saat aku memutuskan untuk pergi ke luar negeri, suamiku marah besar. "Orang tuamu sendiri yang umurnya pendek, apa hubungannya kematian mereka denganku? Aku bekerja seharian, apa salahnya kalau aku ingin istirahat?" "Kamu bahkan ingin menyeret Riana ke dalam masalah. Hanya karena keluargamu sendiri berantakan, kamu ingin menghancurkan orang lain. Jahat benar kamu ini! Orang seperti kamu, pantas saja orang tuanya mati!" Melihat wajahnya yang tega membalikkan fakta, aku tiba-tiba menyadari. Ternyata dia sendiri masih belum tahu kalau dia sebenarnya sudah menjadi seorang yatim piatu.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai kursi lantai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1213141516
...
18
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status