Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
LELAKI YANG TERKHIANATI

LELAKI YANG TERKHIANATI

Setelah membicarakan beberapa ketentuan dan hal-hal yang lainnya akhirnya kerja sama diresmikan dengan jabat tangan keduanya. Lastri sudah memesan beberapa kursi yang rencananya akan dipajang di bagian depan tokonya. Kursi jati sudut dengan ukiran yang rumit namun terkesan apik menarik perhatian Lastri saat baru datang kemarin. Ia memesan dua buah kursi sejenis dengan ukiran yang berbeda. Setelah pembicaraan selesai Lastri pamit undur diri pada Pak Ardi.
9.614.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 536 kali sebagai kursi tamu jati
Baca
+Pustaka
Sampai Kapanpun, Aku Tetap Milik Ibuku

Sampai Kapanpun, Aku Tetap Milik Ibuku

Tampak kursi berjejer yang terbuat dari kayu jati, serta rotan yang sudah di sulam bagus sehingga membentuk kursi yang indah, termasuk yang diduduki oleh mereka kali ini. Rumah khas jawa yang sangat kental, pun kesederhanaan yang terpancar dari rumah ini. Sederhana tapi terlihat elegan dan rapi, begitulah penilaian Daffa yang saat ini menyapu andang rumah Pak Jatmiko. Padahal tadi di luar, rumahnya terlihat berantakan dan kotor, namun sungguh sangat berbeda ketika ia masuk ke dalam rumahnya. “Ada yang bisa saya bantu?”
1033.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 666 kali sebagai kursi tamu jati
Baca
+Pustaka
Istri Rahasia Kepala Sekolah

Istri Rahasia Kepala Sekolah

“Di sana, posisi mereka saat minum racun. Di ruang makan.” Sulis menudingkan jarinya pada sebuah kursi jati dengan ukiran jepara khas yang indah. Di ruang makan yang luas itu ada meja berukuran persegi panjang dengan kursi kurang lebih delapan. Masing-masing ujung meja ada satu kursi dan sisanya tiga kursi yang masing-masing berhadapan.
1041.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai kursi tamu jati
Baca
+Pustaka
Saudara celamitan dari Neraka!

Saudara celamitan dari Neraka!

Dengan gaya gemulai khas Sri Widiastuti cukup membuat Jenk Ratna meradang. Aku bergeser ke samping duduk diatas kursi teras yang aku beli satu minggu yang lalu seharga lima juta hanya untuk dua kursi dan satu meja. Jangan ditanya uangnya dari mana? Tentu dari uang invest para memberku. "Panas Jenk, ayo sini duduk dulu! Atau mau saya bikinkan sirup nona kecebur bak merah. Panas-panas begini pasti seger banget ini Jenk," tawarku padanya.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai kursi tamu jati
Baca
+Pustaka
Kuretas Hidup Suamiku Dan Simpanannya

Kuretas Hidup Suamiku Dan Simpanannya

Dia tersenyum mengandeng tanganku dengan mesra Di ruang pertama, berjajar kursi mewah yang aku tau harganya di atas lima ratus juta untuk setiap setnya. Yakin sekali? Tentu! Aku penjual mebel, aku tau kuwalitas dan harga sebuah barang. "Ini ruang tamu, kami jarang memakainya sayang. Biasanya kami berkumpul di ruang tengah, hanya tamu formal saja yang kami persilahkan duduk di sini."
9.5330.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.6K kali sebagai kursi tamu jati
Baca
+Pustaka
Anakku Terlalu Pelit

Anakku Terlalu Pelit

Entah kenapa, Lastri selalu bersikap seperti orang iri jika melihatku. Sambil menenangkan diri, aku duduk di kursi kayu sederhana yang disediakan di ruang tamu. Ruang itu kecil dan pengap, namun tetap terasa hangat oleh sambutan tuan rumah yang ramah. "Silakan duduk, Bu! Maaf kursinya keras. Saya nggak punya sofa yang empuk," ucapnya dengan sungkan. Aku pun membalasnya dengan senyum.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai kursi tamu jati
Baca
+Pustaka
Kanuragan Jati

Kanuragan Jati

Mereka memasuki sebuah aula yang megah dengan hiasan berkilauan, itu adalah ruang singgasana raja Kerajaan Toya Legi. Sang Raja duduk di sebuah singgasana emas berhiaskan ukiran naga berkilau kebiruan di sitinggil, sebuah area lantai yang lebih tinggi di dalam ruangan itu. Putri Cempaka duduk di samping kiri raja dengan kursi ukir yang lebih kecil. Sementara Wira dan Ratih duduk di kursi tamu yang sedikit lebih jauh dari sitinggil. Wira dan Ratih menceritakan semua yang mereka temukan. Walau hanya dengan suara rendah, suaranya bergema di dalam ruangan itu.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai kursi tamu jati
Baca
+Pustaka
C E O Dingin itu Mantan - Ku

C E O Dingin itu Mantan - Ku

ucap Utomo pada wanita yang membukakan pintu gerbang. “Ya silakan masuk,” pinta wanita muda itu dan Utomo pun mengekor di belakanginya. “Duduk dulu.., Miss Jill lagi berenang,” ujarnya meninggalkan Utomo yang terkesima dengan interior dari ruang tamu yang berisi kursi dari rotan berwarna putih dengan spons tempat duduk berwarna hitam.
9.525.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 872 kali sebagai kursi tamu jati
Baca
+Pustaka
VIDEO PERNIKAHAN SUAMIKU

VIDEO PERNIKAHAN SUAMIKU

“Untuk duduk konsumen aku lah, Tan.” “Halah, tinggal ngedeprok di lantai juga tidak apa-apa kok, enggak usah pakai kursi-kursi segala. Terlalu exclusive untuk seorang konsumen baju jahitan.” “Terserah kamu saja lah, Tan. Tetap akan aku bawa baik disetujui atau tidak!” tegasku. “Sudah si, enggak usah ribut. Tinggal beli lagi aja, loh, Bu. Kursi jati kayak gitu mah sudah enggak model,” sahut Reni.
10146.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.0K kali sebagai kursi tamu jati
Baca
+Pustaka
Pendekar Pedang Bulan Sabit

Pendekar Pedang Bulan Sabit

Asahi terlihat begitu terpesona melihat sisi lain dari Samjokgu yang merupakan teman lamanya itu. Samjokgu tersenyum lebar. Ia mempersilahkan tamu-tamunya itu untuk duduk disebuah kursi dari kayu jati yang terlihat kokoh, akan tetapi kayu itu benar-benar indah karena berbentuk seperti emas. "Di minum."
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai kursi tamu jati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status