Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Kecil Ustadz Tampan

Istri Kecil Ustadz Tampan

tanya Rayyana penasaran. "Beliau adalah Gus Akram, putra ketiga Kyai Hasby.“ jawab Intan mengulas senyum simpul. Rayyana mengerutkan dahinya. "Bukannya Gus Haikal ya, putra Abah Yai?“ timpal Rayyana masih dengan ekspresi penasarannya. "Sudah ana katakan tadi, beliau putra ketiga Kyai. Selama ini, Gus Akram menempuh pendidikan di Mesir.“ jelas Intan dengan sabar menjawab setiap pertanyaan dari Rayyana.
9.55.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai kursi tamu jati
Baca
+Pustaka
Istri Sewaan Sang CEO Tampan

Istri Sewaan Sang CEO Tampan

Plak! Sebuah tamparan keras mendarat di pipi pria yang menyewa jasa Sasya sebagai pacar sewaannya. Tatapan nyalang Sasya tak pernah lepas dari mata pria itu, "Sial lo! Udah jelas ya tertera di dalam perjanjian kita gak ada sentuhan fisik kecuali pegangan tangan dan rangkulan, itu pun kalo lo mau nunjukin foto kemesraan kita ke mantan pacar sialan lo itu!" Umpat Sasya. Ia tidak peduli pengunjung lain dapat mendengar umpatannya itu.
10687 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai kursi tamu jati
Baca
+Pustaka
Tamu Di Rumah

Tamu Di Rumah

Terdiri dari dua lantai dan menuju ke lantai dua dengan menggunakan lift yang ada di depan langsung. Roy mengajak Reva menuju ke lantai dua. Pengunjung juga terlihat cukup banyak di sana. Reva hanya diam saja saat Roy mengajaknya ke sana. Kemudian pelayan juga menyiapkan kursi yang hanya terdiri dari dua kursi saja. Roy mempersilakan Reva duduk di sana dengan perlakuan yang begitu lembut. Reva masih memilih untuk tetap diam sambil menunggu apa yang sebenarnya disiapkan oleh Roy.
16.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 469 kali sebagai kursi tamu jati
Baca
+Pustaka
Kursi Panas di Kantor

Kursi Panas di Kantor

Pelayan memberitahukan kalau ruangan sudah siap dan semua mulai masuk ke dalam ruang beralaskan tatami dengan meja panjang berkaki rendah yang digunakan untuk mengakomodasi tim The Converge. "Silakan pesan suka-suka kalian, ini saya yang traktir ya ... sebagai tanda perkenalan juga," ucap Akira. Sontak para staf bertepuk tangan riuh rendah dan bersiul girang karena ditraktir oleh salah satu bos baru mereka.
1029.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 679 kali sebagai kursi tamu jati
Baca
+Pustaka
Derrick Season 2: Pulau Kambangan Darah

Derrick Season 2: Pulau Kambangan Darah

Lanjut prajurit itu mengarahkan Penyihir tua dan Lao Aidan untuk duduk di kursi yang berada di sebelah kiri. Dimana selain singgasana di ruangan yang luas itu terdapat 5 kursi di kedua sisi kanan dan kiri, dimana kursi itu disediakan untuk para tamu yang datang berkunjung atau menemui raja Kambangan darah.
9.26.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai kursi tamu jati
Baca
+Pustaka
BABU MILYARDER

BABU MILYARDER

Arka berhati hati saat mau duduk, takut kursinya ambrol mungkin. Kursi tamu kayu sederhana dengan jok busa berlapis kain merah tua yang sudah lusuh. Entah berapa lama usianya. Arka sebenarnya sedikit geli untuk duduk tapi, gimana lagi adanya itu. "Kenapa, jijik? Rumahku jelek ya?" Tanya Nur saat melihat suaminya agak gimana gitu melihat kursi yang didudukinya.
1079.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai kursi tamu jati
Baca
+Pustaka
Salah Kirim Paket

Salah Kirim Paket

ucapku mengalihkan pembicaraan. Marcel mulai menjelaskan penawaran yang lebih menarik dari meeting tempo hari. Kebetulan kami membutuhkan kayu jati dalam jumlah banyak karena pemesanan kursi ruang tamu melimpah sedang pemasok tak mampu memberikan kayu jati dalam jumlah yang kami butuhkan. "Bagaimana, Alia?" "Menarik, tapi harus kita pelajari lebih dulu." "Kami akan pelajari terlebih dahulu, lusa akan kami beri tahu kejelasannya."
1084.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai kursi tamu jati
Baca
+Pustaka
Di Balik Rupa Burukku

Di Balik Rupa Burukku

Pintu utama berupa pintu ganda yang begitu tinggi, Pak Seno segera membuka pintu yang tidak terkunci itu. Kamipun masuk ke ruang tamu, terdapat kursi tamu dari jati dengan busa yang empuk berwarna coklat kombinasi krem dengan ukiran seperti singgasana raja-raja di drama kolosal yang pernah kutonton. Jendelanya ditutupi gorden dengan warna senada kursi tamu. Di sudut ruangan terdapat guci-guci dan lemari hias.
1084.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai kursi tamu jati
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
smk sumbangsihm2
Salam kenal kak.. pertama baca gara2 lokasi cerita di kampung halaman aku. sepertinya kak author sangat mengenal kota Jambi. Aku seperti pulang kampung karena semua lokasi yg disebut langsung terbayang, apalagi setting thn 1997. Tahun terakhir sebelum merantau. Semoga sukses selalu yah
Agus Irawan
Gadis Desa itu merantau ke kota Jakarta, entah mendapatkan nasib manis atau sial. yang jelas menurutnya nasib sial. karena telah dipertemukan dengan seorang pengusaha sekaligus tunangan majikannya. Baca novelnya. "Kembang Desa Sang Miliarder. nama pena" Agus Irawan.
Baca Semua Ulasan
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

Jin Muka Seribu memberi nama ruang pertemuan besar ini sebagai Ruang Seribu Kehormatan. Ruang segi enam itu dipenuhi dengan ratusan kursi- kursi yang memiliki warna sesuai dengan warna dinding di belakangnya. Di sebelah depan setiap baris- an kursi sudah terhidang berbagai makanan dan mi- numan yang lezat-lezat. Semua tamu memasuki ruangan pertemuan lewat pintu gerbang satu-satunya yang terletak di dinding warna merah. Puluhan gadis cantik menyambut kedatangan para tetamu dan mengantarkan mereka ke tempat duduk masing-masing. Agaknya sudah diatur demikian rupa di kursi warna apa setiap tamu dipersilahkan duduk. Di antara para tamu ada yang ingin memilih kursi sendiri, tetapi dengan ramah dan
1031.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 980 kali sebagai kursi tamu jati
Baca
+Pustaka
Pendekar Kembara Semesta Seri 2

Pendekar Kembara Semesta Seri 2

Wadungsarpa dan ketiga pembantu setia membalas dengan cara menunduk hormat pula. ”Silakan duduk, Sanggariwut!” kata Wadungsarpa. ”Sudah lama kamu kutunggu-tunggu....” Sanggariwut duduk di kursi bersama mereka. Kini kelima orang itu telah duduk di kursi masing-masing. Kursi yang mereka duduki terbuat dari kayu jati yang diukir dengan bagus. Ada nuansa mewah dan megah melekat pada kursi-kursi jati terukir yang diduduki kelima orang tersebut. Ada meja bundar kecil di depan mereka.
1012.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 290 kali sebagai kursi tamu jati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status