Librairie
Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Dalam Diam Ia Mengikatku

Dalam Diam Ia Mengikatku

“Kamu mau apa?” “Kali ini bukan soal apa yang aku mau,” jawab suara itu. “Tapi soal… seberapa lama kamu bisa bertahan.” Panggilan terputus. Sunyi kembali jatuh, lebih dalam, lebih gelap. Huīxiáng berdiri di depannya. “Kita lawan ini.”
10514 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 14 fois en tant que kutitipkan dia
Read
+Librairie
Pembalasan Istri Kumal

Pembalasan Istri Kumal

Ucap KiLa "Kita? kau yang habiskaN semuanya, jadi kau yanh harus bertanggung jawab!"
8.9278.1K Vuesen attenteAjouté à la bibliothèque 10.0K fois en tant que kutitipkan dia
Read
+Librairie
Tabib Kesayangan Tuan Jenderal

Tabib Kesayangan Tuan Jenderal

“Ya, ini aku, kenapa kamu berkeliaran di sini? Di mana pria kemarin? Apa dia menelantarkanmu dan membuangmu di jalan? Wajar! Karena kamu wanita bodoh dan menjengkelkan!” “Pria? Aku tidak bersama pria mana pun, hahahaha!” Dania pura-pura tertawa. Sutangji tidak sabar jadi dia menarik tangannya dan melemparkan tubuh Dania ke atas punggung kuda. “Aaakh!” Dania memekik, dia kaget sekali. “Iblis Su! Apa yang kamu lakukan! Hei, turunkan aku!” perintahnya.
1010.9K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 228 fois en tant que kutitipkan dia
Read
+Librairie
Ketika Sang Adipati Berlutut di Bawah Kakiku

Ketika Sang Adipati Berlutut di Bawah Kakiku

Yang perlu kulakukan hanyalah berhati-hati sampai dia benar-benar berlutut di bawah kakiku. Aku menyilangkan tangan, tetap duduk tegak. "Anda bisa menertawakannya, tapi Anda tak bisa menyangkalnya. Yang Mulia, kenapa pula Anda begitu terkejut ketika mendengar kata itu keluar dari mulut saya? Bukankah kalau memang tak ada hubungannya, Anda akan langsung menampiknya tanpa perlu pikir panjang?"
1046.1K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.8K fois en tant que kutitipkan dia
Read
+Librairie
Gairah Terpendam Suami Kontrak

Gairah Terpendam Suami Kontrak

“Yang benar saja, jangan di sini kalau mau muntah!” Kavita menutup mulutnya dengan telapak tangan. Selama disekap, dia masih bisa memanfaatkan waktu ketika asisten Shadan melepas ikatan dan lakban di bibirnya. Sekarang bagaimana? “Saya mual ini ...” keluh Kavita. “Kalau kamu takut mobil kamu kotor, turunkan saya di pinggir jalan ... Bisa jadi saya mabuk kendaraan ....”
1075.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 2.9K fois en tant que kutitipkan dia
Read
+Librairie
Pria 'Shift Malam'

Pria 'Shift Malam'

“Ish, kamu emang paling tau aku, deh!” “Selamat menikmati malam dahsyat yang tak bakalan terlupakan” Chikita terkekeh dan kemudian berlalu. **
1061.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.9K fois en tant que kutitipkan dia
Read
+Librairie
Om Duda! 2

Om Duda! 2

ucap Kai excited sembari menunjukkan kresek putih yang masih dipegangnya sedari tadi. Disya mengangguk antusias, membiarkan Kai pergi menaiki tangga menuju kamarnya setelah sebelumnya menjahili Dio yang masih berbaring di sofa dengan cara mencubit hidung bangir Dio seperti mainan karet. Yang sudah pasti membuat Dio mendumel kesal.
108.4K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 269 fois en tant que kutitipkan dia
Read
+Librairie
SELIR HATI

SELIR HATI

“Lihat? Kau hampir membuka mulut. Satu kata salah, dan hidupmu berakhir.” Gita menahan napas, tidak berani menatap permaisuri. Dias menepuk bahunya pelan, seolah bersahabat. “Kalau kau pintar, kau akan diam. Nama Gita Nur itu, kuburkan. Jangan pernah muncul lagi. Kalau tidak,” ia berhenti sejenak, senyumnya semakin tipis. “Aku sendiri yang akan pastikan kau menyesal.”
104.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 129 fois en tant que kutitipkan dia
Read
+Librairie
PERNIKAHAN KEDUA

PERNIKAHAN KEDUA

"Sssttt… belajarlah untuk tidak mengumpat. Sejak pertama bertemu, aku sudah menghitung ada dua puluh enam kali kamu bilang 'sialan'." Diaz menggerutu entah apa. Aku tak peduli, fokus mengurut tangannya dengan gerakan lembut. Dia cuma kecetit, bukan keseleo. "Sudah. Coba digerakin." Diaz menarik tangannya dan menggerakkannya pelan-pelan, masih terlihat takut. Lalu tak lama dia tersenyum karena tangannya pulih kembali. Tapi senyumnya mendadak hilang saat menoleh padaku.
9.722.4K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 492 fois en tant que kutitipkan dia
Read
+Librairie
Aduh, Sayang Jangan Goda Aku Terus

Aduh, Sayang Jangan Goda Aku Terus

Ia tak sadar menahan otot perut bawahnya. Dhava menahan napas dan mendesis, “Hm, Baby … kamu sengaja menjepitku, ya?” “Jepit … apa, Mas? Aku nggak melakukan apa pun.” Diana geleng-geleng, rambut cokelat gelapnya makin berantakan di atas bantal putih.
9.956.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 2.1K fois en tant que kutitipkan dia
Read
+Librairie
Dernier
123456
...
10
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status