Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bos Mencuri Ciuman dari Istrinya yang Hamil Setelah Bercerai

Bos Mencuri Ciuman dari Istrinya yang Hamil Setelah Bercerai

"Tidak mau." Matteo menggelengkan kepalanya, tampak sedikit lelah. "Tidak asik, rasanya ..." Berpikir sejenak "Masalahnya pada diriku, seperti aku mudah merasa capek. Belum sampai ke tahap yang lebih serius, aku sudah tidak ingin melanjutkannya. Mungkin, karena aku tidak cukup suka." "Hmm ..." Di sampingnya, Jeanet bergumam kecil, tubuhnya meringkuk seperti bola.
9.6753.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21.1K kali sebagai lagi di fase capek
Tampilkan Ulasan (127)
Baca
+Pustaka
Dini Ratna
knp g kelar2 ceritanya, smp cpek yg baca, selalu aja ada mslh, knp g slesai dr dlu2, pdhl yg lainnya cma smp episode ratusan sdh tmat tp ini smp ribuan msih blm tmat2, segera ditmatkan dan happy ending dan gnti cerita baru yg seru lg, untuk penulisnya mohon segera dislesaikan ya, biar g bosen pmbaca
chesey kala
ni cerita bagus awalnya,tp udah bab 259 knp cuma muter" slh paham terus,udh rela toup up berkali" buat nonton, sampek ilang mood buat baca bab selanjutnya,spil dong yg udh baca ampek bab terakhir,zenith tau kebenaranya di bab brp?biar gue loncatin,apa bakal seumur hidup ni nggk kelar",mau nyerah ...‍
Baca Semua Ulasan
KELAMBU MERAH JAMBU

KELAMBU MERAH JAMBU

Iya, kan? "Tapi Kenzy juga sudah capek dengan semua ini, Pa!" ungkap Kenzy dengan penuh tekanan sekaligus gertakan, "Kenzy capek, Pa!" Haaa, whaaat? Kenzy capek? Capek kenapa? Ada apa? Bukan aku kan, yang membuatnya capek?
1020.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 471 kali sebagai lagi di fase capek
Baca
+Pustaka
Terjebak Gairah ABG

Terjebak Gairah ABG

Aku seakan berada dalam lomba yang tidak sepadan, tenagaku keburu habis sebelum mencapai garis finish. Aku masih bersandar di kepala tempat tidur dengan nafas yang masih terengah-engah. Sementara Adriana berdiri memandangku dari sisi tempat tidur. “Capek ya om? Emang om kurang fit ya?” tanya Adriana
9.2253.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.1K kali sebagai lagi di fase capek
Baca
+Pustaka
Sentuhan Panas Ayah Sahabatku

Sentuhan Panas Ayah Sahabatku

ucap Cinta pelan. Andini langsung menggelengkan kepalanya. "Enggak. Aku nggak kuat." Agung menghela napas kecil, tapi dengan senyum tipis. "Kalau nggak kuat, kamu nggak akan ada di sini sekarang." Andini terdiam. "Aku capek dan kesepian," ucapnya jujur. "Capek banget." Cinta melangkah mendekat. "Capek itu wajar."
1072.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai lagi di fase capek
Baca
+Pustaka
Selubung Memori

Selubung Memori

“Menurutmu begitu, ya?” “Kurasa aku hanya capek. Forlan, aku capek.” “Tapi aku senang kau kembali,” kataku, berusaha menghiburnya. “Tempat ini hancur.” “Bisa dibangun kembali.” “Seperti yang hancur bukan hanya bangunan.” “Aku yakin kau butuh istirahat setelah melewati garis depan begitu lama. Aku bahkan heran bagaimana kau bisa kembali seperti tidak pernah ada apa-apa.”
1018.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 395 kali sebagai lagi di fase capek
Baca
+Pustaka
DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

Aku berusaha bangkit, tapi terus tertatih-tatih dan jatuh secara menyedihkan. Apaan lagi ini? Kenapa badanku jadi capek banget? Ya … sebelumnya aku memang gerak agak pecicilan dan kena pukul sana-sini, tapi rasanya biasa saja—malah ringan seperti terbang. Apa itu karena pengaruh adrenalin? Lalu pengaruh itu habis? Arsenault sekilas memasang raut heran. Tapi, kemudian tersenyum puas.
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai lagi di fase capek
Baca
+Pustaka
Dikira Melarat Usai Bercerai

Dikira Melarat Usai Bercerai

Capek! “Oke, Ta. Siap, delapan enam! Kamu urus deh, si makhluk astral itu. Aku capek. Beneran lelah. Pengen rebahan aja seharian.” Aku memasang muka lemas. Ita malah semakin panas dan gregetan sendiri sambil megangin ponsel.
15.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 621 kali sebagai lagi di fase capek
Baca
+Pustaka
Pernikahan Penuh Luka

Pernikahan Penuh Luka

“Quality time?” “Iya. Minimal seminggu sekali.” “Deal.” Ia mengulurkan tangan seperti sedang membuat perjanjian bisnis. Aku menjabatnya sambil tertawa. “Dan satu lagi,” katanya. “Apa?” “Kalau nanti kamu capek, kamu harus bilang. Jangan merasa harus kuat sendirian.” Aku terdiam sejenak. “Baik,” jawabku pelan. Beberapa hari kemudian, mualku mulai sedikit membaik, tapi tubuhku lebih cepat lelah.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai lagi di fase capek
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status