Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jerat Candu Tuan Muda Kejam

Jerat Candu Tuan Muda Kejam

Asep menarik kursi lalu duduk di samping meja. "Terkadang orang kuat juga boleh capek." Aku terdiam. "Dan sesekali ngeluh bukan dosa." Entah kenapa kalimat sederhana itu membuat dadaku menghangat. Mungkin karena akhir-akhir ini aku terlalu sibuk berusaha kuat. Sampai lupa bahwa aku juga manusia biasa. *** Hari demi hari berlalu. Namun keadaan tidak banyak berubah.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai lagi di fase capek
Baca
+Pustaka
Tak Lagi Menua Bersama

Tak Lagi Menua Bersama

Aku sadar bahwa ini tak bisa dibiarkan berlanjut seperti ini. Pada malam sebelum final, aku mencarinya dan ingin berbicara dengannya. Senyum di wajahnya tiba-tiba memucat, dan dia dengan enggan mengalihkan pandangannya. "Bisa nggak kita nggak usah bahas ini? Jennie, aku sangat mengenalmu, kalau kau ngomong dengan nada seperti itu, itu artinya aku sudah nggak punya harapan lagi. Aku nggak mau ngomong."
9.961.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai lagi di fase capek
Baca
+Pustaka
Tak Lagi Berharap

Tak Lagi Berharap

lanjut Rendra. Dia mencibir, lalu menambahkan, "Lagi pula, kamu juga nggak bisa mengan …." Saat mengatakan itu, Rendra mendadak meremas dahinya seolah ada sesuatu yang memasuki otaknya. Dia menarik napas dengan ekspresi kesakitan. Dia menggeleng, lalu bertanya dengan ekspresi heran, "Nggak bisa mengandung? Kenapa aku berkata seperti itu?"
5.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai lagi di fase capek
Baca
+Pustaka
Ku Miskinkan Suamiku

Ku Miskinkan Suamiku

Bukan rindu yang ingin kembali, tapi jejak yang masih terasa. Nadia menatap Khalisa sekilas. “Kamu kelihatan lebih kuat sekarang.” “Karena capek kerja,” sahut Khalisa cepat. “Nggak ada waktu buat mikir aneh-aneh.” Dinda tertawa. “Bagus. Capek yang kayak gini lebih sehat.”
1011.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai lagi di fase capek
Baca
+Pustaka
Dendam Istri Sah

Dendam Istri Sah

Jawabku dengan singkat karena seharian sudah terlihat lelah dengan drama-drama yang terus terjadi beberapa hari ini. "Tumben ini malam banget pulangnya, terus sekarang terlihat capek banget lagi, gimana kita mau main malam ini?" Tanyanya yang sedikit kecewa dengan perlakuanku karena aku sangat jelas menunjukkan kondisi tubuh yang tidak mungkin akan menuruti keinginannya malam ini meskipun tadi siang aku sudah jelas berkata bahwa akan ada sesi honeymoon malam ini.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai lagi di fase capek
Baca
+Pustaka
Menjadi Cantik Setelah Talak 3

Menjadi Cantik Setelah Talak 3

tegas Hanifa. "Kamu apa-apaan sih, Dek? Kenapa malah kayak gini?" protes Respati "Kamu bilang, aku nggak boleh capek. Tapi nyatanya apa? Oke, aku nggak capek secara fisik, tapi batin aku Mas. Kamu bilang nggak boleh banyak pikiran. Nyatanya apa, hah? Setelah kamu sewa pembantu, pikiranku justru ribut sekali. Aku capek kayak gini terus!"
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai lagi di fase capek
Baca
+Pustaka
Suami Tukang Ikan Ternyata Sultan

Suami Tukang Ikan Ternyata Sultan

Aku bisa merasakannya, dan hatiku terasa sakit melihatnya begitu letih. "Mas Giora..." Aku melangkah mendekatinya, mencoba meredakan cemas yang masih menghantuiku. "Kamu pasti capek banget ya, banyak banget yang harus dikerjakan, ya?" Mas Giora tersenyum lelah, meski tampak ada sedikit kehangatan dalam tatapannya. "Iya, sayang... Kadang aku merasa seperti tak ada ujungnya. Tapi aku baik-baik saja."
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai lagi di fase capek
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Akhirnya Riri hanya bisa pasrah. "Akhir-akhir ini, aku jadi semakin gampang capek dan lemes. Padahal aku nggak ngerjain apa-apa. Tapi kamu liat sendiri tadi. Naik tangga yang cuma segitu aja, lututku rasanya udah mau lepas. Lemah banget emang badanku ini," ucap Riri memulai pembicaraan.
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai lagi di fase capek
Baca
+Pustaka
Ternyata Kaya Tujuh Turunan

Ternyata Kaya Tujuh Turunan

Agnia menghela napas panjang, “Nggak tahu. Aku nggak punya back up plan.” “Kalau begitu kamu tidak punya pilihan selain terus berjalan.” “Aku capek…” “Istirahat. Kalau capek kamu selalu bisa istirahat.” “Sama aja dengan nyerah, kan?” “Istirahat bukan nyerah, Nia. Sama sekali bukan.”
9.31.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52.8K kali sebagai lagi di fase capek
Tampilkan Ulasan (379)
Baca
+Pustaka
Serenity
hai~ terima kasih untuk yang kemarin udah ikutan Live Comment di Faceb00k, yaaa~ oh iya, aku udah umumin pemenang GA di fanpage faceb00k, ya (search: GoodNovel ID - Ternyata Kaya Tujuh Turunan). untuk pemenang langsung tinggalin ID GoodNovel kamu di kolom komentar, ya! sayang kalian banyak-banyak
Ayusqie
Di luar hujan, numpang neduh ya kak author. Siapa tau kaka2 di sini mau neduh juga di karyaku, judulnya SUSAHNYA JADI MAS JOKO, author Ayusqie.        Pecah nih, kak. Romancenya bikin ngilu, kocaknya menggelitik, n sedihnya bikin mewek. Silahkan mampir ya kak. Terima kasih kk author dan kk2 semua.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status