DENDAM HATI YANG TERLUKA
“Pekerjaan? Nyatanya setelah tiga bulan kamu dipecat, puluhan kali melamar kerja, sampai sekarang gak dapat, kan? Aku malu punya pacar yang miskin dan pengangguran kayak kamu! Dan sekarang aku lagi enggak mau untuk pacaran, aku mau fokus sama karrir dan kerjaan aku! balas May pongah sebelum meninggalkan Sada yang hanya terdiam. Hatinya hancur berkeping-keping karena wanita yang hendak dinikahi itu meninggalkannya.
Sada pulang kerumahnya dengan hati yang hancur berkeping-keping, dan luka yang menggores di hatinya,Tak kuasa Sada membendung air mata yang mengalir di pipinya, seakan akan air mata itu jatuh seirama dengan hujan malam ini yang membasahi bumi.
***