Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kelana

Kelana

Wajahnya tampak puas mengamati dua buah kartu yang berjajar di atas meja. "Udah lama jalan sama orang ini?" tanya Caleb. Lana menggeleng. "Belum terlalu lama juga sih, Mas, baru lima bulanan," jawab Lana. Caleb mengangguk-angguk. "Kalau dari pembacaan ini sih, dia benar-benar sayang sama kamu, sosoknya digambarkan sebagai pelindung yang siap menjaga kamu dalam keadaan apapun," ujar Caleb.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai lai kuan-lin
Baca
+Pustaka
Liara

Liara

Kali ini gadis remaja itu mengajak berkenalan pria-pria tegap yang mengenakan kaus berkerah warna putih. "Kevin." "Adam." "Gio." Senyum di wajah Tatiana makin melebar. Ia memandangi Liara lagi. "Yang itu, siapa, Kak? Aku menunggu kau memperkenalkan kami. Rasanya, dia berbeda dari yang lain." "Berbeda apanya?" Kali Ini Hagan tak tahan untuk buka suara. Meski setelahnya ia segera mengatupkan bibir rapat dan menggaruk kepala. Liara melempar sorot tak senang barusan.
9.534.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai lai kuan-lin
Baca
+Pustaka
Raina

Raina

Tengil dan tidak waras. Tak lama setelah Galih pulang, Ghina datang membawa anaknya yang masih berusia sembilan bulan. Namanya Calvin, matanya sipit karena memiliki darah Tionghoa dari Erfan, suami Ghina. Sementara rambutnya keriting mirip Ghina.
109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai lai kuan-lin
Baca
+Pustaka
Alisya

Alisya

dingin Juna. Aiys langsung menatap muka Juna, "Aiys diminta ikut lomba," katanya. “Oo, okey" Juna lega, Aiys tidak terbelit masalah. "Lomba apa?" tanyanya. "Lomba Sain Jun, Aiys bidang Fisika," kata Aiys sambil menatap ke depan. "Lombanya 3 minggu lagi ya?" tanya Juna antusias. "Iya Jun, kenapa tau?" penasaran Aiys menatap Juna.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai lai kuan-lin
Baca
+Pustaka
Kiara

Kiara

Tidak peduli apa yang terjadi, Adline adalah kekuatan Kiara. Saat itulah, ketika Kiara memperhatikan ibunya, dia menyadari bahwa ibunya telah mengadakan pertunjukan selama bertahun-tahun. Wanita yang sedih, lelah, terluka ini, adalah Adline. Ini adalah Adline yang berpura-pura kuat sehingga dia bisa memberi putrinya kehidupan yang normal. Kenapa dia tidak pernah menyadarinya?
4.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai lai kuan-lin
Baca
+Pustaka
Feng Ru Ai

Feng Ru Ai

Tambahnya . Kesehatan kaisar Wei yang berangsur - angsur membaik sama sekali tidak membuat permaisuri Lien senang. Saat ini wanita awal usia 40 tahun itu tengah menatap tajam pelayan yang ia perintahkan memberi tonik kepada kaisar Wei. Selama ini ia memberi racun pada tonik yang ia kirim untuk kaisar Wei. Racun itu merupakan jenis racun yang akan membunuh suaminya itu secara perlahan.
912.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 444 kali sebagai lai kuan-lin
Baca
+Pustaka
Lusia

Lusia

“Tuan..... saya sudah mencari tau informasi yang anda perintahkan.” Leon tak terkejut, karena kedatangan laki – laki itu sudah ia perkirakan, dengan aba – aba tangan yang terangkat di udara. Tanda agar laki – laki itu melanjutkan laporannya tanpa mengganggu wanita di pandangan Leon itu. “Wanita yang Tuan cari tau itu, bernama Lusia. Dan kami tidak bisa menemukan banyak informasi selain hubunganya dengan Tuan Aaron Xander.”
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai lai kuan-lin
Baca
+Pustaka
Princess Yan Ling

Princess Yan Ling

Ada sedikit lebih banyak keterasingan dalam nada suaranya. Dalam kehidupan sebelumnya, Yan Ling bertindak sebagai mata-mata untuk memantau Liang He. Dalam kehidupan ini, untuk menghindari Liang Yi, dia menggunakan Putra Mahkota sebagai alasan. Apa pun tujuannya, dia memang menggunakan Liang He. Yan Ling tiba-tiba merasa sedikit tidak nyaman di hatinya. Dia tidak bisa bernapas jika harus berada di bawah tekanan seperti ini.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai lai kuan-lin
Baca
+Pustaka
Shen Xiao

Shen Xiao

Pria bernama Li Juan sang pedagang yang terkenal di kota dengan bisnis besarnya sebagai penjual rempah-rempah ataupun juga tanaman obat-obatan yang biasa digunakan untuk membuat obat. Ia terkejut ketika menoleh ke samping melihat sosok pemuda berparas rupawan tengah berdiri tanpa eksperesi dibantu oleh tongkatnya. "Shen Xiao, apa kamu terbangun karena mendengar suara kami tadi?" ujarnya langsung bertanya. Mengenai ia mengetahui nama Shen Xiao, itu dikarenakan Shen Xiao menjawab dengan lirihan pelan ketika Li Juan menanyai namanya.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai lai kuan-lin
Baca
+Pustaka
Kultivasi Awan Surga

Kultivasi Awan Surga

perintah Kaisar Zhao dengan gerakan meremehkan. "Ya, saya akan menuruti perintah Anda," jawab Lin Jianmu, tidak berani mengucapkan satu suku kata pun. "Mari kita mulai dengan identitas Anda," Lyu Songtao meminta. "Saya Gao Yun, pelayan rumah Menteri Lin dari Departemen Pendapatan." "Saya Li Liang, ajudan terpercaya Menteri Lin." "Saya Chen Yingying, pelayan pribadi Menteri Lin."
9.2116.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai lai kuan-lin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status