Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perumahan Bejo 23 The Series

Perumahan Bejo 23 The Series

#PerumahanBejo23 #NezhaHauw
1014.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 352 kali sebagai lampau
Baca
+Pustaka
Hari-hari Dimanjakan Paman

Hari-hari Dimanjakan Paman

Ketika Pamela disekap waktu itu, lawan mereka juga mengancam paman ini. Pria itu kembali melanjutkan, "Masalah di Sungai Kolos waktu itu, aku sudah memeriksanya. Nama pada iklan lampu LED Bank Moroka itu kebetulan menggunakan kata 'La'. Nama lengkapnya adalah Nayla Latif. Semuanya hanyalah kebetulan dan nggak ada hubungannya denganku. Kalau kamu nggak percaya, aku bisa membawamu untuk melihat cara kerja mereka."
9.51.4M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35.0K kali sebagai lampau
Tampilkan Ulasan (267)
Baca
+Pustaka
Kiara Almira Gayatri putri
thor tolong ceritanya jgn berbelit belit. jd bikin bosen & males lama² bacanya. masa Agam yg segitu pintarnya bisa gatau kelicikan kalana. saya kira pas ketemu Pamela lsg ketauan itu anaknya Agam trnyata diputer puter lg ceritanya. diperpanjang ceritanya Pamela & Agam tau ulah kalana & bales kalana.
Amalina Mohd Salleh
Mahu nya kemajuan dalam hubungan pamela dengan agam...Mahu juga status keluarga kandung pamela terungkai dengan cepat...mahu juga tahu gimana cara agam lepas dari kalana dari status 'penyelamat' itu . jangan perbanyakan peran sampingan lebih dari peran utama . peran rembulan dan juga peran Moon ???
Baca Semua Ulasan
Sasakala

Sasakala

Tanya Zamrud Angin berderu dengan keras, asap rokok Zamrud terbelah dan hilang. Saudaranya disebelah Zamrud meringis karena bau rokok mengenainya. Dia bukan perokok seperti Zamrud. Seorang nelayan pantang untuk merokok karena akan berpengaruh pada daya tahan tubuh. Merasa tak enak, Zamrud berdehem dan membenarkan posisi duduk. “ Dia orang Kalimantan, sudah setahun disini. Cerita orang, dia kabur dari konflik berdarah disana. ”
9.82.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai lampau
Baca
+Pustaka
Purnama

Purnama

Ia menyempatkan diri di sela-sela jadwal prakteknya untuk datang dan bermain bersama Langit. "Assalamu'alaikum." Purnama memberi salam saat turun dari mobilnya. "Waalaikumsalam, Mama!" Langit berdiri menyambut ibunya lalu mencium punggung tangan ibunya. "Lagi ngapain di teras?" tanya Purnama sambil mengusap lembut kepala Langit. "Maen lego sama Papa Surya." "Papa Surya?" Kening Purnama mengernyit sambil menatap Surya yang berdiri tak jauh dari mereka.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai lampau
Baca
+Pustaka
LUKA

LUKA

"AYAAAHHHHHHHHHHHHHH!!!!!!!!!" ****
87.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 284 kali sebagai lampau
Baca
+Pustaka
Duka Cita

Duka Cita

Sementara Laura? “Cita,” ucapnya sambil menyambut tangan Laura dengan erat. Namun, Cita tidak menyematkan senyum sama sekali, karena ia tidak suka berpura-pura bahagia. “Cita Lukito. Sudah berapa bulan?” tunjuknya pada perut Laura yang sudah sangat besar. “Oh …” Laura tertawa pelan, setelah melepas jabat tangannya dengan Cita. Ia mengusap pelan perutnya, lalu berkata, “HPLnya bulan depan.”
9.838.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai lampau
Baca
+Pustaka
Mandul

Mandul

Plakk plakk plakk. Tamparan mendarat telak 3 kali di pipi Riri. Terasa perih akibat luka sobek dari tamparan tangan yang kekar itu. Tak cukup sampai disitu, lelaki itu mengambil sebuah lakban untuk menutup mulut Riri yang memberikan umpatan dan makian kepada lelaki gila itu. "Jangan nakal, Sayang! Aku tak pernah menyentuh wanita sembarangan. Biarkan aku menunjukkan betapa hebatnya aku dalam bercinta."
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai lampau
Baca
+Pustaka
Lusia

Lusia

Bahkan perut Lusia bergemuruh karena tidak mendapatkan pasokan energi selain dari infus. “Aku lapar.... “ Lusia bangun dengan gelisah, ia menatap ke sekeliling. Gelap. Lampu sudah di matikan, Emma pasti sengaja mematikan lampunya, pikir Lusia. Jam kecil di nakas memperlihatkan pukul satu dini hari. Lusia tak melenceng, ia memang tertidur sangat lama.
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai lampau
Baca
+Pustaka
Mata Elang

Mata Elang

gumam Vanya terkekeh. Setelah selesai sarapan, Vanya berjalan-jalan di area hotel. Dia mengagumi dalam diam setiap sudut bangunannya, mata dia tertarik ketika melewati jendela kaca yang lebar menyajikan pemandangan kolam renang yang airnya jernih, di samping kanan dan kirinya ditumbuhi pohon kamboja, ada pohon palem juga. Vanya pun mencari pintu untuk bisa sampai di kolam renang tersebut, dia langsung mengambil tempat duduk khas pantai.
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 304 kali sebagai lampau
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status