Putaran Waktu Wanita Arogan
Batin Carina, ia menjeda kalimatnya karna enggan mengakui bahwa Devian persis sepertinya.
Carina menarik nafas, dan membuangnya dengan sangat pelan. Tubuh Carina bergerak ke saklar lampu, hingga akhirnya ruang kamar Devian menjadi cerah.
Mata carina tertutup, saat air matanya terasa berkumpul. Kamar yang lampunya dinyalakan ini, persis seperti kamar anak-anak pada umumnya.
Tapi Devian, tetap memilih mematikan lampu kamar.