Menantu Pahlawan Negara
Ardika tersenyum, lalu berbisik di telinga istrinya, "Sayang, tenang dulu, masih ada pertunjukan menarik yang menanti ...."
"Apa maksudmu?"
Luna tercengang.
Tepat pada saat ini, penanggung jawab dari pihak panitia berjalan menghampiri mereka sambil tersenyum dengan membawa beberapa orang anggotanya.
"Tuan Ardika, ini adalah surat kontrak hak milik atas tanah Gedung Plidum itu, silakan dilihat."
Penanggung jawab itu menyodorkan surat kontrak hak milik tersebut ke hadapan Ardika dengan penuh hormat.
Hot Chapters