Mendadak Punya Cucu
Bicara juga sangat hati-hati seperti sedang menutupi sesuatu.
Namun, aku tak berniat menggali informasi darinya. Karena, aku yakin Kalila sudah mengunci rapat-rapat bibir Bi Resti dan memaksanya untuk bersikap seolah tidak tahu apa-apa.
"Loh, Mbak, yang tadi siapa?" tanya Ima, keheranan.
"Itu ARTnya Kalila," jawabku apa adanya.
"Astaga, Kalila punya ART? Bukannya Apartemen ini sewaan? Terus, emang gajinya cukup buat bayar semua itu?" Rentetan pertanyaan itu, lolos tanpa hambatan dari mulut adik kandungku.