Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Janda Kembang

Janda Kembang

Lek Giman dengan cueknya meringkuk di atas tikar yang di bentang di atas bak mobil pick up Saras. "Istirahat saja Lek, ini sudah malam." "Kamu juga harus istirahat, Saras!" "Iya nanti, aku masih mau memandang langit yang indah," jawab Saras sambil menengadah ke atas. Malam itu langit memang sangat indah dihiasi oleh bintang-bintang yang bertaburan dengan sinar yang berkelap-kelip, ditambah bulan bersinar dengan terangnya membuat langit malam itu terlihat sangat indah.
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai langit jingga
Baca
+Pustaka
Diary Langit

Diary Langit

Jawab Arun sambil tersenyum. “Ok maaf, aku hanya kasihan saja padamu, tapi Thanks ya.” “Hahaha....., it's okey . Iya sama-sama,” jawab Arun. Mobil melaju menyusuri Jalan Diponegoro. Melewati Museum Geologi dan Radio RRI. Malam menyelimuti Kota Bandung. Separuh langit tertutup awan. Sisanya dihiasi kerlipan bintang-bintang berpadu dengan gemerlap lampu kota. Bandung yang memesona.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai langit jingga
Baca
+Pustaka
Rembulan di Langit Kinanah

Rembulan di Langit Kinanah

Dalam syariat Islam, untuk perjalanan jauh yang jaraknya lebih dari 80 km memang diperkenankan untuk menjamak shalat, karena dikhawatirkan terjadi hal-hal di luar dugaan seperti terjadi macet di jalan tol dan lainnya. Zea beserta Ummi dan Aufa tiba di Magelang pukul delapan malam. Zea turun dari mobil lalu memandangi rumah yang di mana dia telah dibesarkan dengan penuh cinta kasih di dalamnya. Lalu pandangannya beralih ke sebuah bangunan tingkat yang dipenuhi oleh para santri dan santriwati. Matanya berbinar, di wajahnya terlukis senyuman. Dengan hati-hati, Zea mencoba menurunkan koper dan barang bawaannya yang lain dari bagasi mobil.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai langit jingga
Baca
+Pustaka
GANTENG-GANTENG PELIT

GANTENG-GANTENG PELIT

Siti menyodorkan gula yang dibungkus kantong plastik transparan. “Berapa?” “Empat ribu.” Dengan sengaja Romlah menarik mengangkat dompetnya agak tinggi agar gelang barunya tertangkap oleh netra ibu-ibu. “Wah, gelang baru nih, Nyak!” tanya Siti saat menangkap benda silau tetangganya. “Iya dong,” sahut Romlah puas sembari melirik Maemunah. “Berapa gram, Nyak?” tanya yang lain.
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai langit jingga
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status