Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
VENDETTA

VENDETTA

Tidak ada lagi obrolan hangat tentang sistem keamanan, tidak ada lagi senyuman tipisnya yang menyambutku, dan aku akan menjadi orang asing yang paling menyedihkan di hidupnya dan anak-anak. 'Rasanya tidak adil jika perjuangan yang kubangun sekokoh ini harus runtuh sebelum sempat dimulai. Aku tidak siap menerima kekalahan ini. Menghadapi proyek paling rumit pun aku tak pernah se-gentar ini, tapi menatap mata Nadia sekarang, aku benar-benar merasa seperti pecundang yang sedang menunggu vonis mati.'
403 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 9 Beses bilang league of villain
Read
+Library
MISTERI LIONTIN VAMPIR

MISTERI LIONTIN VAMPIR

Alfred turut membantai semua pasukan Nocturnus. "Tolong,hentikan peperangan ini." Leo berusaha meredam,namun teriakannya tidak digubris siapapun. "HIYAA!" Valthor mengamati dari balik pilar. "Kau membawa pergi satu-satunya orang yang pernah kucintai. Kau tidak mampu dalam mencintai! Yang kau tahu hanyalah menjadi parasit kematian." Leo terjatuh saat terkena sabit salah satu pasukan Nocturnus,"Elizabeth!"
4.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 86 Beses bilang league of villain
Read
+Library
LOL

LOL

Pikir Nira “Ohh ya, perkenalkan ini temanku Darrel.” Ucap Tao memperkenalkan “Darrel perkenalkan ini Nira, member team basket kami dan itu Liza serta Afriya.” Tambahnya “Hallo aku Darrel. Senang mengenal kalian.” Ucap Darrel “Senang berkenalan denganmu juga.” Liza berucap dan dukungan senyuman kedua temannya “Apa tidak ada yang akan memperkenalkanku juga?” Tanya Arka konyol
102.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 56 Beses bilang league of villain
Read
+Library
Kehidupan Ketiga Sang Villainess

Kehidupan Ketiga Sang Villainess

Xaverius menyebut nama itu dengan nada jijik. "Ya. Si malaikat bermuka dua itu," Aurelia mendesis saat sesaat karakter villainess-nya muncul karena kebencian pada Lyra. "Anda ingin menghancurkan Valeraine? Silakan. Aku bahkan akan membantumu jika aku bisa."
1.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 45 Beses bilang league of villain
Read
+Library
My Best Villian

My Best Villian

belum sempat bibirnya bertanya apa yang harus ia lakukan pria itu menarik tubuhnya dengan tangan kirinya sedangkan tangan kanannya mencoba menembak Malio. Malio tersenyum karena Piero meleset, "dasar bodoh." Dor Dor "Malio.. aku tidak akan memaafkanmu, dan kau Irene lihat saja." ancam Piero. Malio mulai kehabisan peluru dan membuangnya, begitu pun dengan Piero, "pistol bodoh." teriak Piero dan melempar ke sembarang arah. "Matilah kau Malio!" Piero berjalan mendekati Malio.
9.312.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 456 Beses bilang league of villain
Read
+Library
Revenge

Revenge

jawab Laut membuat Glagah mendesah. “Kalian memang sudah memasangku sebagai pion yang mudah di serang,” keluh Glagah membuat Laut tertawa. “Jangan mengeluh. Kita memang butuh sebuah pion, agar lebih leluasa bagiku bekerja.” Laut malah semakin meledek. “Sial.” Glagah menutup wajahnya. Dering ponsel Laut memecah keakraban mereka. “Ada apa Mir?” tanya Laut.
104.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 132 Beses bilang league of villain
Read
+Library
PREV
12
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status