Mendadak Menikahi Pria Cacat
Asih berlari ke luar rumah untuk menyambut orang yang telah lama dia rindukan, begitu pun dengan Pak Bardan, dia berjalan ke luar rumah mengikuti Asih
"Kakak...," teriak Asih sambil berlari kepelukan kakaknya
"Lama banget sih, Kak. Aku sudah tidak sabar menunggu kedatangan kakak," ucapnya manja, tangannya memeluk wrat pinggang sang kakak.
"Oh iya, aku lupa." Asih menepuk jidatnya, dan berjalan mendekat pada Adit
"Bang, kenalkan aku Asih, adik kesayangan istri Abang." Asih mengulurkan tagan pada Adit. Ucapan gadis kecil itu membuat semua orang yang ada di sana tertawa
Hot Chapters