Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia
Debu cahaya biru dan putih berhamburan, menghilang sebelum menyentuh tanah.
Yang tersisa hanyalah peti kecil berwarna hitam pekat di atas alas batu, terbuka, tidak terlindungi oleh apa pun lagi.
Dan di dalamnya, sebuah batu hitam seukuran kepala pria dewasa.
Kael meraihnya. Dan begitu jari-jarinya menyentuh permukaannya, tarikan itu yang sudah ia rasakan sejak ia menginjakkan kaki di Sekte Iblis ini akhirnya terjawab sepenuhnya. Batu itu tidak perlu waktu lama untuk bereaksi. Dalam hitungan detik, ia mulai menggeliat di telapak tangannya, permukaannya melunak seperti sesuatu yang cair, dan dengan cara yang tidak bisa dijelaskan secara logis, ia meresap masuk ke dalam kulitnya.
Hot Chapters