Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Yours

Yours

tembak Brian tanpa mengalihkan fokusnya. “Nggak juga, cuman aneh aja sampai sekarang pihak Josh nggak datangi lo.” Azka berbicara sebenarnya. Brian mengalihkan pandangan kearah Azka, memberikan tatapan dalam. “Lo mau gue jujur?” Azka mengangguk langsung, hembusan nafas terdengar dari Brian membuat Azka menatap waspada. “Mereka sudah hubungi gue tepat surat itu datang, tapi gue menolak mereka.”
108.9K viewsCompletedAdded to Library 230 Times as letters to friends
Read
+Library
Friends with Benefits

Friends with Benefits

30 Marissa kini tengah berada di kamarnya. Netranya menatap nanar ke arah gawainya. Dibacanya lagi dengan seksama pesan singkat dari seseorang yang membuat jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya. "Halo Chaterine, masih ingat aku? Kamu apa kabar? Sehat-sehat yaa cantik."
104.0K viewsOngoingAdded to Library 156 Times as letters to friends
Read
+Library
100 Langkah Melupakan Kisah Kita

100 Langkah Melupakan Kisah Kita

Chat dan surat sama-sama nggak bertahan lama. Alena. Sebenarnya, ada banyak hal yang mau aku sampaikan ke kamu, tapi di surat ini, aku cuma mau bilang beberapa aja. Pertama, aku mau ngucapin terima kasih karena sudah diizinkan kenal kamu lebih jauh. Terima kasih juga karena masih tetap mengingatku sebagai sahabat di saat ada seseorang yang menempati hatimu. Kedua, dan mungkin kamu sudah cukup sering dengar ini, aku berharap kamu selalu bahagia dengan semua pilihan kamu. Karena aku tahu, kamu pasti nggak akan salah ambil pilihan itu.
107.4K viewsCompletedAdded to Library 286 Times as letters to friends
Read
+Library
Naftalena (FRIENDS 1)

Naftalena (FRIENDS 1)

"Otakmu itu tidak terlalu bodoh untuk mengerti, 'Kan?" "Aku tidak mau dijodohkan dengannya." ujarnya tajam. "Jangan rusak persahabatan kami karena hal ini." Pandu tertawa keras. "Bahkan anak itu menganggapmu lebih dari sahabatnya. Kamu hanya terjebak oleh anak miskin yang sangat kamu sayangi itu, sampai-sampai tidak peka dengan perasaaan Yuka." Nafta mengepalkan tangannya. Bibirnya yang semakin pucat itu bergetar. "Jangan libatkan Ilena."
102.3K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as letters to friends
Read
+Library
Friend With Benefit

Friend With Benefit

sentuhan lembut di lengannya tak membuatnya bergeming, “Maaf, aku selalu merepotkanmu dan mungkin aku tidak akan bisa menjadi….” “Kau tahu, kan? Kita ini friend with benefit, tapi aku benar-benar ingin menjadi temanmu yang sesungguhnya,” sela Gyan sebelum Mecca menyelesaikan kalimatnya. Kalimat yang diucapkan oleh Gyan pun menyadarkan Mecca bahwa jika tidak mengenal Gyan, ia mungkin tak akan mendapat pekerjaan tambahan yang sangat mudah untuk dilakukan.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as letters to friends
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status