Aftermath
"Anda pikir saya butuh jawaban yang seperti itu? Anda bermaksud pamer, 'kan, pada saya? Pamer betapa kehidupan yang Anda jalani baik-baik saja meski telah berpisah dengan ibu saya. Pamer betapa karir Anda semakin melejit setelah berhasil menendang keluargamu sendiri. Asal Anda tahu, saya tidak peduli Anda ada proyek di Tokyo, Beijing, Hongkong, Taipei, atau Uzbekistan sekalipun!"
Jihan sudah muak mendengar semua alibi yang dipaparkan oleh mantan ayahnya. Ia paham benar semenjak bercerai dengan ibunya, pria ini memang sudah tidak lagi mempedulikan bagaimana kedua anak kandungnya menjalani hidup. Ayahnya hanya bernafsu menumpuk harta dan mengejar kesenangan duniawi.
Hot Chapters