Ada sesuatu yang sangat personal dan menyentuh tentang 'Story of My Life' yang membuatku selalu kembali membacanya. Ceritanya mengikuti perjalanan seorang protagonis dari masa kecil hingga dewasa, dengan semua lika-liku kehidupan yang dihadapi. Setiap bab seolah-olah adalah potret momen penting yang membentuk karakter utamanya, dari kegagalan kecil hingga pencapaian besar.
Yang bikin menarik, alurnya tidak linear. Ada kilas balik dan kilas depan yang disusun dengan rapi, memberikan kedalaman pada karakter dan konfliknya. Aku suka bagaimana penulisnya bisa membuat pembaca merasakan emosi yang sama seperti yang dialami sang tokoh, seolah-olah kita tumbuh bersamanya. Endingnya pun tidak cliché, tapi memberikan rasa penutupan yang hangat.