Istri Keempat
Sakha pasti akan marah, walaupun dia tidak menunjukkannya pada mereka.
"Kenapa, Mas?" tanya Tia pelan. "Bukankah usia pernikahan Mas dan Nia baru satu tahun? Kenapa buru-buru untuk menikah lagi? Kita masih bisa mencoba untuk memiliki anak, Mas. Mas Sakha sehat, kita bertiga juga sehat, masih ada harapan. Apalagi malam ini adalah masa suburku, siapa tahu beberapa bulan ke depan... kita akan mendapat kabar baik."
Sakha kemudian menoleh dan tersenyum pada istri keduanya itu. "Semoga saja," katanya. Lalu dia bangkit berdiri, memakai kembali celananya dan masuk ke kamar mandi.