Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Aira's

Aira's

Aira menunduk seraya terkekeh hembar. Sedangkan om Ciko membisu. Aira kembali berkata, "Tapi aku gak pernah mampu seperti kak Andi dan kak Ayu yang selalu membuat mereka bangga." Aira memeluk kedua lututnya. "Aku hanya mampu seperti kak Rachel. Membuat sebait puisi lara," sambung Aira yang membuat om Ciko makin membisu. Aira kembali menoleh ke arah om Ciko saat mengingat satu nama yang pernah Rachel ucapkan dalam mimpinya. "Arga siapanya kak Rachel om?" tanya Aira yang membuat mata om Ciko seketika memicing.
1014.9K viewsCompletedAdded to Library 446 Times as lin aiko
Read
+Library
Alisya

Alisya

"SELAMAT DATANG PESERTA OLIMPIADE SAINS" Aiys masih mencoba mengumpulkan tenaganya dan baru menyadari Juna yang terlelap di bahunya. Aiys segera mengambil ponsel miliknya dan memfoto Juna, tidak satu malahan Aiys mengunakan berbagai filter di I*******m. Dari berbagai macam filter hewan hingga bunga digunakan Aiys. "Aiys, bakalan rindu," bisik Aiys ke menatap foto mereka berdua.
3.4K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as lin aiko
Read
+Library
Kiara

Kiara

Apakah dia sekarat? Adline meraih tinjunya tanpa daya, mengencangkan cengkeramannya di lehernya, matanya berkedip terbuka untuk pertama kalinya dalam dua puluh lima tahun saat Anja menyakitinya. Dia tidak bisa bernapas. Dia mencakar tak berdaya di jari-jarinya tetapi dia tidak mengalah.
5.0K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as lin aiko
Read
+Library
Hayu

Hayu

Hayu hanya bisa menyesalinya. "Maafkan aku, Dina. Aku khilaf waktu itu, jadi jangan mengingatkan aku pada kejadian waktu itu, kalau kamu mengingatkannya, aku bisa saja mengakhiri hidupku dengan atasan kamu yang ganteng dan hot itu,” ujar Hayu melirik Sean yang memang tampan. Memiliki mata berwarna biru dan wajah blasteran membuat wanita mana yang tidak termehek-mehek dengannya. Hayu mengagumi sosok yang sedang duduk bersebelahan dengan Candra. Candra bahkan bisa melihat mata Hayu yang begitu memuja Sean, dia kesal sekali, rasanya ingin membungkus Hayu, memasukkannya ke dalam karung dan menguncinya di kamar.
105.2K viewsCompletedAdded to Library 129 Times as lin aiko
Read
+Library
Aku Tak Punya Siapapun Lagi

Aku Tak Punya Siapapun Lagi

Liliana diam-diam menatap wajah Elisa yang tersenyum di batu nisan dan dengan lembut membersihkan debu di atasnya. Dia tersenyum melihat foto Elisa dan berbalik untuk pergi. Angin sepoi-sepoi bertiup, seekor burung kecil terbang ke depan batu nisan dan mengepakkan sayapnya dengan lembut. Burung itu mengambil kacang-kacangan di kue itu...
11.4K viewsCompletedAdded to Library 297 Times as lin aiko
Read
+Library
Akhirnya Aku Kembali

Akhirnya Aku Kembali

Jadi silahkan menyapanya. James: Oh… Ling Min: Halo, sopir Ding. Saya Ling Min yang menyamar sebagai tukang pos. Jiang Sun: Selamat datang, sopir Ding. Saya Jiang Sun sebagai pengantar bunga. Lin Mi: Saya Lin Mo mengurusi satelit. Su Liang: Saya pengantar makanan. Kita sudah pernah bertemu, sopir Ding. Kemarin kau yang menerima pesanan makanan untuk Nyonya.
9.8191.9K viewsOngoingAdded to Library 5.6K Times as lin aiko
Read
+Library
Kinan

Kinan

Nora Althea Skykaninakani
"Kau bisa selalu merepotkan aku." "Ibuku benar-benar membayarmu begitu mahal," lirik Kinan pelan tetapi masih bisa terdengar di telinga Noah. Noah menarik sudut bibirnya, tanpa sadar digenggamnya tangan wanita itu. Rasa yang ada jauh di dalam dadanya semakin mendorongnya paksa, meski Noah sudah mencoba untuk tidak percaya dan menganggap itu adalah hal biasa. "Kinan—"
108.3K viewsOngoingAdded to Library 233 Times as lin aiko
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status