Pengalaman Pertama Pijat
Kalimat itu menusuk tepat ke luka terdalamku, membuat mataku langsung basah hingga tak bisa lagi melihat jelas wajah mereka.
Pria bernama Hardi itu bahkan ikut menimpali dengan ancaman:
“Keluarkan satu miliar! Kalau nggak, kita buat hidupmu hancur total!”
Dikhianati oleh keluarga sendiri, dikhianati oleh suami, semuanya menghantam syarafku dalam waktu bersamaan.
Aku memegangi dadaku, napasku mulai tak teratur. Luka lama dan luka baru bercampur jadi satu, membuatku nyaris tak bisa bernapas.