Akhirnya Kau Mencintaiku
Jeno tersenyum menatap rona wajah sang istri, lantas mengarahkan kedua tangan Rea pada bahunya, dan dirinya meraih pinggang ramping wanitanya, musik mengalun lembut, Rea tidak tahu dari mana asalnya, tapi ini membuat mereka berdua berdansa dengan gerakan yang indah.
Rea berputar dan kembali pada pelukan Jeno, menggerakkan kaki ke kanan dan ke kiri, maju dan mundur lantas kembali berputar, dan kembali pada pelukan pria itu. Jeno mendekatkan wajah pada sisi wajah Rea. "Aku membawakan hadiah untukmu," bisiknya.
Rea sedikit menjauhkan wajahnya dan menatap manik mata elang pria di hadapannya. "Apa itu?" tanyanya ingin tahu dengan binar mata cerah dan senyum yang ranum.