Bayangan Dibalik Cermin
Mereka merasakan hawa dingin yang menjalari tubuh, dan suara desisan yang menusuk telinga.
“Lari!” seru Rani.
Mereka bertiga berlari menyusuri lorong gelap itu, sementara sosok-sosok hitam terus mengikuti dari belakang, bergerak tanpa suara. Lorong itu terasa tak berujung, semakin jauh mereka berlari, semakin panjang pula jalan yang mereka tempuh.
“Apa ini hanya mimpi buruk?” Mira berteriak ketakutan.