THIS LOVE
Aku cuman gak mau dia kena pukul lagi, mengingat emosi Esa yang sering keluar tak terkendali jika melihatku sedang bersamanya, maka aku rasa menghindar jauh lebih baik daripada tetap bertahan dan ujung-ujungnya akan selalu menciptakan hasil yang sama.
Di tengah lamunanku, tiba-tiba saja aku terpekik kaget saat tanpa kuduga dia menyentakkan lenganku dan mengempaskan tubuhku ke dinding. Aku sedikit meringis ketika rasa sakit menjalar di bagian punggungku, menghantam dinding yang kokoh tentu saja akan membuat tulang punggungku terasa ngilu.
“Quensha Lovinitria,” desisnya mengetatkan gigi, tatapannya menghunus tajam bersamaan dengan kedua tangannya yang ditumpukan di masing-masing sisi kepalaku.
Hot Chapters