Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ISTRI KECIL SANG KAISAR

ISTRI KECIL SANG KAISAR

Tubuhnya sedikit membungkuk. "Dimana Yueyin? Bukanlah ini belum waktu makan malam? Siapa yang mengijinkan mu masuk?" tanya Shen Jin memberondong. Pelayan itu menatap remeh Shen Jin dan berjalan begitu santai tanpa rasa hormat. "Hamba, adalah utusan dari selir Lien Hua. Untuk mengantarkan sup Tonik ini sebagai tanda hormat kepada Anda." Pelayan itu meletakan semangkuk sup Tonik di atas meja tepat di hadapan Shen Jin.
1037.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 792 kali sebagai lu sheng yen
Baca
+Pustaka
Melawan Kehendak Dewa

Melawan Kehendak Dewa

"Bukan gitu, hanya saja sekarang tidak bisa. Aku tidak mau mengkhianati Yingxin dan Huahua." "Yingxin? Huahua? Jadi kamu sudah memiliki wanita selain Mu Yingxin?" Ling Yan tersenyum dan mengangguk lembut. Shen Yue terdiam, menatap penasaran ke arah Ling Yan. "Kamu pasti mengenalnya, namanya Hua Yun, tetua puncak alkimia." Shen Yue menyipitkan mata, merenung lalu tersenyum dan menganggukkan kepala.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai lu sheng yen
Baca
+Pustaka
Priamu adalah Milikku! (Transmigrasi Cepat)

Priamu adalah Milikku! (Transmigrasi Cepat)

"Aku tidak butuh keluarga Lu untuk menjadi seorang penguasa, Kakek. Aku adalah Lu Shenyuan. Dengan atau tanpa gelar seabad keluarga Lu" Kakinya yang mantap kembali melangkah. Sosoknya meninggalkan ruang tamu dengan punggung dingin. Melihat pria itu yang semakin menjauh, Ye Shiwan terus memanggil namanya dengan pekikan histeris seolah dunianya baru saja hancur berkeping-keping. Lu Shenyuan terus berjalan, tak peduli dengan panggilan putus asa dari belakangnya.
998 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai lu sheng yen
Baca
+Pustaka
Hayu

Hayu

“Lho, kapan Bapak keluar, apa sekarang Bapak juga bisa menghilang? Ilmu apalagi yang Bapak miliki kali ini, selain menjadi cenayang.” Candra mengulas senyum, dengan jahilnya Candra menempelkan es boba di kening Hayu. Hayu memegang es boba dan mengusap keningnya yang jadi basah karena tingkah atasannya itu. “Ish,, bedakku luntur. Lagian ngapain sih, di tempel di keningku, bedakku bukan bedak waterpruf.”
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai lu sheng yen
Baca
+Pustaka
Feng Ru Ai

Feng Ru Ai

Tanya Chenyu yang merupakan asisten menejer sekaligus anak pemilik rumah pelacuran Qujin. "Dimana menejer Chong?" Tanya Muan mengabaikan pertanyaan Chenyu "Tks, kau kebiasaan mengabaikan pertanyaan orang lain" dengus Chenyu kesal. "Karena pertanyaanmu tidak penting!" Balas Muan cepat
912.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 468 kali sebagai lu sheng yen
Baca
+Pustaka
JIN CHEN SANG PENGUASA

JIN CHEN SANG PENGUASA

Dari kejauhan, Bo Hai menatap bola api biru-putih di tangan Jin Chen. "Kamu bajingan, Leng Yun!" San Tu langsung mengutuk dengan keras saat menyaksikan bola api biru-putih. Mengapa dia bertemu musuh yang membuatnya kesulitan seperti ini? "Bajingan Leng Yun, pergi dan mati!" Raung Jin Chen. "Jin Chen, aku tidak menyakiti ayahmu. Itu dia sendiri yang menghilang!" pekik Leng Yun dengan ekspresi pucat pasi.
9.217.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 492 kali sebagai lu sheng yen
Baca
+Pustaka
Tante Lusi Yang Menggoda

Tante Lusi Yang Menggoda

Begitu melihat wajah cantik penuh pesona itu, rasanya langit runtuh di atas kepalaku. "Tante Lusi?" "Ko ... kok kamu di sini?!" Nama lengkap Tante Lusi itu Lusi Samanta, ibunya sahabat dekat istriku. Usianya sudah empat puluhan, tetapi penampilannya luar biasa mempesona. Wajahnya cantik dan elegan, tanpa kerutan usia sedikitpun. Malah seperti buah persik matang, semakin tua semakin menggoda.
10.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 365 kali sebagai lu sheng yen
Baca
+Pustaka
LALI

LALI

Dew mengucpakan sambil menahan tawa. Mak Ram berlalu sambil mengingat pesanan dari orang yang sudah menjadi langganannya begitu lama. Selang lima menit, Mak Yem datang membawa nampan dengan tiga piring diatasnya dan tiga gelas es teh. “Sayur menir dengan botok lengkap dengan sambal, ya to?” Mak Yem menyebutkan sambil memberikan piring itu pada tiga orang yang tengah memperhatikan makanan yang dibawa Mak Yem.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai lu sheng yen
Baca
+Pustaka
LIGNEE

LIGNEE

jawab Emir yang sudah mulai mabuk. “Baiklah kita sepakat!” Kenan mengajak Emir bersalaman. “Kemudian semoga sukses untuk kita semua. Ini baru permulaan. Aku akan membawakanmu lebih banyak mobil. Kita akan menghasilkan uang yang banyak.” 𖦹𖦹𖦹 Berulang kali Sasha memuji restoran mewah milik Rayhan. Dia benar-benar kagum dengan semua interior juga setiap detail restoran. Yang jelas dipilih dengan cermat dan berkelas oleh si empunya restoran.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai lu sheng yen
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status