Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Luka Cinta Aluna

Luka Cinta Aluna

"Tetapi di mana ia sekarang? Dari tadi aku tidak melihatnya, hanya ada seorang asisten di Rumah ini," Kamar Angel di penuhi boneka berwarna pink. Di atas kasur ada dua boneka berukuran lebih besar dari Angel. Terdapat pula rak buku yang berisikan buku anak-anak. Dinding kamar di hiasi gambar boneka doraemon. Lama Aluna melihat-lihat isi kamar, pintu kamar mandi terbuka. Angel keluar menggunakan handuk yang menutupi tubuh.
1011.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 361 kali sebagai lukisan doraemon di dinding kamar
Baca
+Pustaka
Hasrat Terpendam Majikanku

Hasrat Terpendam Majikanku

Pemandangan langit-langit dengan corak tie dye yang diukir alami oleh air hujan, kasur busa berukuran empat dengan seprai motif bunga, lemari tua warisan turun temurun yang masih kokoh berdiri meski sebagian besar sudutnya sudah habis dimakan rayap, juga beberapa poster Salman Khan di sudut kiri dan kanan dinding kamar berukuran 4 x 4 ini. "TUBUHKU BALIK LAGI!" Aku terpekik antara kaget, senang, bercampur dengan bingung. Ceklek! Bersamaan dengan itu tiba-tiba seseorang masuk ke dalam. "Alhamdulillah, Milah!" Emak langsung berlari menghampiri dan memeluk erat tubuh ini.
107.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai lukisan doraemon di dinding kamar
Baca
+Pustaka
Cinta Istri Muda

Cinta Istri Muda

Di setiap dindingnya dipasang kertas dinding bergambar matahari, awan-awan, dan burung-burung gereja. Zizi masuk ke kamar itu. Sebelum dirinya benar-benar istirahat, pasti melihat San dulu. Di dada anak itu ada sebuah buku dongeng, yang kebanyakan isinya gambar, karena dia belum pandai membaca. Zizi mengambil buku itu. Menaruhnya di meja dekat tempat tidurnya. Membetulkan selimut, lalu mencium keningnya. "Selamat malam, San..."
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 335 kali sebagai lukisan doraemon di dinding kamar
Baca
+Pustaka
Kembalinya Hasrat Sang CEO

Kembalinya Hasrat Sang CEO

Satu-satunya cara adalah mengeceknya satu per satu. Damar membuka pintu pertama di sebelah kirinya. Ruangan itu kosong. Tapi ketika ia melangkah masuk, ia menyadari nuansa kamar itu sangat berbeda dari yang ia bayangkan. Dindingnya berwarna biru gelap dengan beberapa poster mobil balap dan action figure yang tertata rapi di rak. Ada meja belajar dengan buku-buku pelajaran yang tertata, meskipun tampak jarang disentuh. Ini bukan kamarnya. Sepertinya ini kamar seorang anak laki-laki, tapi Damar tidak melihat tanda-tanda ada penghuni di dalamnya. Ia mengerutkan kening. Siapa pemilik kamar ini?
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai lukisan doraemon di dinding kamar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status