BARA CINTA TERLARANG
Melihat suamiku menatap sayu, aku duduk di atas pangkuan suamiku kami saling berhadapan, suamiku berbisik di telingaku,”Sayang berbaliklah,” Aku menuruti keinginannya.
“Papa ingin mama semakin hot.” Bisiknya di telingaku, mengangkat kedua pahaku, dua jemari merayap mencari titik-titik sensitive, tangan satunya, kelima jemarinya meremas kesukaannnya. Aku terkikik-kikik geli, menggelinjang di atas pangkuannya.
“Yang, ayo petik mangga,” bisik, menggigit leher bagian belakangku.
Hot Chapters