Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jenderal Naga

Jenderal Naga

Suara Roh Penunggu datang dari Istana Abadi, “Nggak bisa dipastikan. Sungai Waktu sangat menakutkan. Dia menghubungkan masa lalu, masa kini dan masa depan. Biasanya, nggak ada prajurit kuat yang bisa melewati Sungai Waktu.” “Tapi, kecerdasan adalah sesuatu yang nggak terbatas. Manusia menciptakan banyak benda pusaka yang dapat menentang Langit, bisa melakukan perjalanan waktu, kembali ke masa lalu atau masa depan sesuka hati. Meski demikian, tetap saja hal yang nggak terduga dapat terjadi selama melakukan perjalanan waktu.”
9.11.9M viewsCompletedAdded to Library 70.8K Times as mandi sungai jaman dulu
Show Reviews (251)
Read
+Library
Aura Tion
ceritanya bagus tapi sayang bro,, durasi waktu emang terlalu cepat. Ini namanya ngejebak pembaca ngabisin Kouta dan uang hanya untuk baca secara online. dipikir- pikir lebih baik beli novel. tolonglah yg bertanggung jawab atas ini semua penulis atau penanggung jawab aplikasi, jgn mau untung sendiri.
Jack
baru sampe bab 44,kok saya merasa isi cerita selanjutnya nya akan bikin kecewa.sudah bosan sama cerita orang berkuasa yang pura2 lemah,g jauh isi nya dari penghinaan dan selesai nya permasalahan seolah selesai bukan karena kekuasaan nya (pemeran) sendiri tapi karena orang lain.begitu terus berulang2
Read All Reviews
Penguasa Benua Timur

Penguasa Benua Timur

Tempat para pengungsi melanjutkan pelarian. Sungai Odae memiliki luas yang hampir sama dengan sungai Juda di Caihong, perbedaannya adalah, sungai Odae ternyata menyimpan beragam siluman buas di dalamnya. Hal itu cukup wajar sebab negeri Yeongsan memang terisolir sejak ratusan tahun sebelumnya hingga makhluk-makhluk yang telah punah di Benua Timur nyatanya masih cukup sering ditemukan di wilayah tersebut.
9.41.3M viewsOngoingAdded to Library 43.8K Times as mandi sungai jaman dulu
Show Reviews (553)
Read
+Library
Khoirul N.
para pembaca Budiman, aku penggemar Zhou Fu & menunggu kehadirannya. tapi saat ini othor kita memang lagi repot banget di dunia nyata. sejujurnya Ka Banin juga pengen up secepat & sebanyak mungkin. tapi ada kegentingan di dunia nyata yang harus dihandle dulu. so, keep sabaaaaar. kita doain yg ter...
Asep Saprudin
jadi setelah chek in.. males baca cerita yg lain.. hingga bab chek in pun melimpah... sabar aja Boss ku rezeki orang itu gak ketukar kok.. sabar ikhlasin aja.. itung2 sedekeh... moga2 ada Rezeki dari pintu lain yg gak disangka2.. Terutama Sehat jasmani dan rohani... itu aja... maaf jadi sotoy............
Read All Reviews
SULTAN DESA

SULTAN DESA

Ada cairan kehitaman mengalir membentuk pita panjang, mungkin limbah zat kimia dari pabrik di hulu sungai, bercampur limbah rumah tangga. "Beruntung kita lahir lebih awal," kata Rara. "Bisa berenang di kolam renang terpanjang di dunia." Di jaman mereka dulu, sungai adalah barometer kenakalan anak-anak. Pulang sekolah langsung bermain di sungai sampai lupa waktu. Lomba menyelam. Balap renang. Adu ketangkasan menangkap ikan. Dan hanya mereka berdua yang berani memasuki daerah lubuk sungai yang konon ada buaya putihnya.
1013.9K viewsOngoingAdded to Library 484 Times as mandi sungai jaman dulu
Show Reviews (3)
Read
+Library
Enday Hidayat
Hai, viewers. Maaf sekali ada keterlambatan update cerita karena author sedang menjalani pemulihan kesehatan sejak Desember hingga sekarang. Cerita ini direvisi total sehingga ada pergeseran posisi episode. Bagi sahabat yang sudah membaca sampai episode ke 93, bisa langsung lanjut ke episode 102.
NDRA IRAWAN
Secara pribadi saya tidak mengenal Namira, Sultan Desa adalah karya pertamanya yang saya baca. Baru sampai bab dua saja, rasanya ingin belajar membuat cerita seindah, sesimple dan seasik ini untuk dibaca. Luar biasa, andai saya mengenalnya ingin rasanya membuatkan cover untuk cerita ini.
Read All Reviews
Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman

Paginya kembali mereka mencari ikan bersama di sungai sambil mandi dengan seru karena mereka sambil bercanda dengan bermain air sungai yang jernih dan dangkal! Keceriaan khas pemuda pemuda tanggung .. Canda tawa terlontar dari mulut-mulut mereka yang tanpa beban hidup di pundak yang mulia tumbuh menjadi kuat dan perkasa! Pundak yang kelak akan menjadi tumpuan sebuah tanah dan air dari guncangan sebuah api peperangan yang mengguncang dunia. Usai mandi di sungai mereka kembali ke rumah Satya..
102.6K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as mandi sungai jaman dulu
Read
+Library
Cundhamani (Panah Api)

Cundhamani (Panah Api)

Dan sungai ini sisa-sisa alirannya. Di tepi-tepi sungai banyak terdapat genangan yang konon terbentuk karena letusan gunung Anala belasan tahun silam. Gunung yang kemarin Arya singgahi itu melontarkan bebatuan sampai di tepi istana Astagina. Genangan-genangan itu banyak ditumbuhi teratari merah, asal kata Padma. “Kau bisa tembakkan anak panahmu dari sini,” ucap Ki Bayanaka. Ia berdiri di sebuah tebing yang tak terlalu tinggi.
1098.6K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as mandi sungai jaman dulu
Read
+Library
Selir Sang Pangeran

Selir Sang Pangeran

tawarnya saat melihat Kamandanu masuk ke dalam rumah. "Boleh, Nduk." Dia mengambil kain dan baju ganti, lalu berjalan ke belakang. Tidak ada bilik mandi di rumah ini. Hanya ada sebuah sumur kecil di belakang yang kadang airnya kering di waktu tertentu. Jika sudah begitu, mereka akan pergi ke sungai di dalam hutan tempat di mana dulu dia ditemukan. Ada banyak aliran sungai di daerah sini, salah satu cabangnya ada di sekitar tempat pondok Anung berdiri. Ada beberapa hutan lain yang digunakan oleh sebagian masyarakat untuk berburu.
1013.7K viewsCompletedAdded to Library 273 Times as mandi sungai jaman dulu
Read
+Library
PEMBALASAN DENDAM SANG PUTRI SINDEN

PEMBALASAN DENDAM SANG PUTRI SINDEN

Lintang membayangkan jika kamar depan adalah kamar orang tuanya, kamar tempat ia dilahirkan, sementara kamar di sebelahnya, dengan tempat tidur berukuran lebih kecil adalah kamar neneknya. "Tidak ada kamar mandi?" "Ada sumur di belakang rumah. Untuk kebutuhan cuci baju, buang air dan kadang-kadang mandi, dulu warga di kampung ini menggunakan sungai." "Mandi di sungai?" "Kadang-kadang, sambil mencuci baju biasanya sekalian mandi saat siang atau sore hari. Di belakang rumah ini juga di lewati aliran sungai itu!"
1013.5K viewsOngoingAdded to Library 403 Times as mandi sungai jaman dulu
Read
+Library
Jagat Kelana

Jagat Kelana

Pada masa itu belum ada kata masker ya, hanya kain tipis digunakan untuk penutup wajah. Setelah merasa nyaman, Jagat mulai menggerakkan kedua tangannya memotong tumpukan daging. Pekerjaannya memotong daging sudah hampir selesai, terdengar suara Paman Jemblung memanggil namanya. Gegas pemuda itu berjalan cepat menuju tungku panas. "Iya, Paman!" "Pergi ke sungai sekarang! Air dalam tandon sudah sulit turun, mungkin sudah di garis batas akhir," ujar Jemblung.
1020.8K viewsCompletedAdded to Library 562 Times as mandi sungai jaman dulu
Show Reviews (10)
Read
+Library
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
Dewa

Dewa

Dendiiiii, Chikaaaaaa. Pandangannya lalu dijaring ke kanan dan ke kiri. Bangunan rumah penduduk mengikuti aliran sungai, berderet rapi. Banyak warga yang tengah menikmati kekeruhan air sungai tersebut. Ada yang mandi, mencuci, ada juga beberapa anak kecil yang main cebur-ceburan di pusarnya untuk berenang. Raut mereka cerah ceria, tak seperti miliknya yang kusam dan pucat. Ada juga bapak-bapak yang menimba air itu dengan ember lalu dibawanya pergi. Entah untuk apa, dia pun tidak tahu. Seorang nenek-nenek tua, menelusuri jalan pinggiran sungai dengan membawa nampan yang berisi lontong dan puluhan sate. Nenek itu berbarut selendang. Bibirnya sekering aspal. Wajahnya mengeriput dengan rambut ya
9.97.6K viewsCompletedAdded to Library 287 Times as mandi sungai jaman dulu
Read
+Library
Para Penjaga Perbatasan

Para Penjaga Perbatasan

Pagi ini, di padang rumput di selatan Rivala, sejarah baru sedang ditulis. Sebuah sungai mengalir dari selatan hingga utara, pagi ini banyak orang berkumpul di lapangan luas di tepi sungai. Semua orang itu terlihat jelas terbagi dalam dua kelompok: satu kelompok adalah suku barbarian yang terlihat dari pakaian dari kulit hewan yang mereka kenakan, dan yang satu lagi adalah orang-orang yang lebih berbudaya dengan pakaian dari kain dan juga baju zirah, mereka adalah para prajurit dan bangsawan dari Rivala. Di tempat itu juga terlihat sebuah mansion setengah dibangun dan juga beberapa rumah dari kayu.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as mandi sungai jaman dulu
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status