Kelahiran Kembali
‘Dia tampan, tinggi dan gagah, mana suaranya tenang dan tidak ada hawa mengintimidasi.
Berjalan kian mendekat, sambil menyambung, ‘Kayak pria topeng itu atau hawa ambigu seperti pangeran tadi. Paling jelas dia tidak cacat! Ini pilihan bagus. Kau bersamanya tentu semua ini milikmu dan aku bisa sen–eghm, kamu bisa senang-senang.’ Menggambarkan surga ada didepan mata.
‘Jangan dengarkan kucing gosong itu yang mata duitan, yang penting Master suka dan bahagia bersamanya, terutama bisa melindungi Master, miskin pun tidak apa-apa, bahkan cacat.’
Hot Chapters