(BUKAN) Duda Biasa
Mario menatap Alma kesal, “Mas?”
Mulut Alma menganga, lalu menunduk, “Maaf, maksudnya Rio. Pesenannya di samain aja.”
Mario menggertakkan giginya kesal.
Sadar Mario sedang marah, Alma menatap pramusaji yang menunggu mereka menyebutkan pesanan mereka.
“Mbak, rice bowl Chicken Teriyaki dua, minumnya Orange Breeze satu, jus jeruk satu.”
Pramusaji mencatat pesanannya, “Baik, kak, ditunggu. Ada pesanan lain?”
Hot Chapters