Di Ujung Senja
“Setibanya di Solo besok, aku mau daftar itsbat nikah supaya pernikahan kita bisa dicatat dan dapat buku nikah resmi dari negara, Sayang.”
Redita tertegun, jadi benar? Benar suaminya itu sudah hendak mengurus dokumen pernikahan mereka? Senyum Redita merekah, matanya berkaca-kaca. Akhirnya hari yang dulu ia anggap mustahil itu sekarang datang juga.
“Terima kasih banyak, Mas. Aku seneng banget dengarnya,” desis Redita lirih, sontak sebutir air luruh dari matanya, ia benar-benar bahagia.