Jodoh Di Tangan Papa
“Kita turun ya? Atau tunggu di sini sampai mereka kembali dari atas.”
Arsha menggelengkan kepala lagi. “Bang, mendaki gunung itu seperti mengarungi rumah tangga ... indah dipandang mata, tapi terjal untuk dilalui ... enggak mudah untuk bisa mencapai puncaknya. Ada begitu banyak rintangan ketika melaluinya, kadang tertusuk duri, kadang tersandung batu, bahkan tersesat jalan. Namun rasanya tidak sulit untuk bisa mendakinya sampai ke puncak, tergantung seberapa besar niat dan seberapa kuat kuat mental kita ... kita pasti bisa Bang, karena melaluinya bersama,” Arsha meracau membuat Kama tertawa geli di dalam hati.
“Ca, kamu enggak makan daun-daunan beracun ‘kan tadi?” sindir Kama menghasilkan ca